BANDA ACEH – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., M.SP., bersama Pangdam Iskandar Muda (IM) Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., menghadiri Grand Launching Ekstrakurikuler KKRI Jenjang Pendidikan Menengah Tahun 2026, Rabu, 23 September 2026.
Kegiatan tersebut digelar secara hybrid di SMA Kartika XIV-1 Unggul Berbasis Talenta Banda Aceh dan menjadi bagian dari upaya memperkuat pengembangan kegiatan ekstrakurikuler bagi peserta didik pada jenjang pendidikan menengah.
Grand launching tersebut diikuti oleh unsur TNI, jajaran Dinas Pendidikan Aceh, pihak sekolah, serta para peserta didik. Kehadiran para siswa dalam kegiatan itu menunjukkan bahwa pengembangan pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan minat, bakat, keterampilan, kedisiplinan, kreativitas, serta kemampuan bekerja sama.
Dalam kegiatan yang berlangsung dalam suasana interaktif tersebut, peserta mendapatkan kesempatan mengikuti rangkaian agenda peluncuran program secara langsung maupun melalui sistem daring. Konsep hybrid memungkinkan keterlibatan peserta yang lebih luas sekaligus menjadi bagian dari pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan kegiatan pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Aceh Murthalamuddin hadir bersama jajaran untuk memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program ekstrakurikuler KKRI pada jenjang pendidikan menengah. Program tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu ruang bagi sekolah dan peserta didik dalam mengembangkan potensi yang dimiliki melalui kegiatan di luar pembelajaran intrakurikuler.
Penguatan kegiatan ekstrakurikuler dinilai penting karena sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh pengetahuan melalui proses pembelajaran di kelas. Lingkungan sekolah juga menjadi ruang bagi siswa untuk membangun karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, kreativitas dan kemampuan berkolaborasi.
Kehadiran Pangdam IM Mayjen TNI Joko Hadi Susilo dalam grand launching tersebut juga memperlihatkan adanya dukungan dan sinergi lintas lembaga terhadap pengembangan generasi muda melalui dunia pendidikan.
Bagi peserta didik, kegiatan ekstrakurikuler dapat menjadi sarana untuk mengenali sekaligus mengasah potensi yang mereka miliki. Pengalaman mengikuti kegiatan secara terstruktur juga dapat membentuk kebiasaan positif, mulai dari kedisiplinan dalam mengikuti kegiatan hingga kemampuan bekerja dalam tim dan menyelesaikan berbagai tugas secara bersama-sama.
SMA Kartika XIV-1 Unggul Berbasis Talenta Banda Aceh sebagai lokasi kegiatan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan grand launching tersebut. Dengan konsep sekolah berbasis talenta, pengembangan kemampuan siswa diharapkan dapat dilakukan secara lebih optimal dengan memberikan ruang bagi berbagai potensi yang dimiliki peserta didik.
Peluncuran ekstrakurikuler KKRI tahun 2026 ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat perhatian terhadap pengembangan potensi generasi muda Aceh. Kolaborasi antara satuan pendidikan, pemerintah daerah dan berbagai unsur terkait diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang semakin mendukung tumbuhnya siswa yang aktif, kreatif, disiplin dan memiliki keterampilan sesuai dengan potensi masing-masing.
Melalui kegiatan tersebut, Dinas Pendidikan Aceh terus mendorong agar aktivitas pendidikan di sekolah tidak berhenti pada pencapaian nilai akademik, tetapi juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk berkembang melalui berbagai kegiatan positif.
Grand launching yang dilaksanakan pada Rabu, 23 September 2026, tersebut menjadi salah satu langkah dalam memperkuat pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler KKRI pada jenjang pendidikan menengah di Aceh.(**)






