Ketua ASIAFI Aceh Lantik Empat Pengurus Kabupaten/Kota, Jadilah Motor Penggerak Gaya Hidup Sehat

News11 Dilihat

Banda Aceh – Ketua Asosiasi Instruktur Aerobik dan Fitness Indonesia (ASIAFI) Aceh, Sri Maulina MD, SE, MM, resmi melantik pengurus cabang (Pengcab) ASIAFI di empat kabupaten/kota, yakni Kota Banda Aceh, Kota Langsa, Kabupaten Aceh Tengah, dan Kabupaten Nagan Raya. Pelantikan berlangsung di Gedung PABSI Komplek Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Minggu (7/6/2026).

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat organisasi sekaligus memperluas pembinaan olahraga kebugaran masyarakat di seluruh Aceh. Selain pelantikan, kegiatan juga dirangkaikan dengan workshop peningkatan kapasitas instruktur, Aerobic Competition, Zumba Party, serta peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ASIAFI yang berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.

Dalam sambutannya, Sri Maulina yang akrab disapa Adek Sri menegaskan bahwa pengurus yang baru dilantik harus mampu mengemban amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab serta menjadi motor penggerak gaya hidup sehat di tengah masyarakat.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial organisasi, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat peran ASIAFI dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kebugaran masyarakat melalui berbagai kegiatan olahraga yang edukatif, inovatif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, instruktur aerobik dan fitness memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat. Selain mencetak instruktur yang kompeten, ASIAFI juga diharapkan mampu mendukung berbagai program pemerintah, khususnya Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

“Kita tidak hanya memimpin kegiatan senam dan kebugaran, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mengajak masyarakat untuk hidup lebih sehat, aktif, dan produktif. Karena itu, peningkatan kompetensi instruktur serta inovasi dalam setiap program harus terus dilakukan,” katanya.

Adek Sri juga mengungkapkan bahwa setelah pelantikan empat daerah tersebut, sejumlah kabupaten lainnya seperti Aceh Barat Daya, Simeulue, Aceh Barat, dan Pidie tengah mempersiapkan pembentukan kepengurusan untuk segera dilantik.

“Kami sangat terbuka terhadap daerah yang ingin membentuk kepengurusan. Harapannya para instruktur aerobik dan fitness dapat bergabung dalam organisasi yang memiliki legalitas hingga tingkat nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, selama tiga tahun terakhir ASIAFI Aceh terus menjalankan berbagai program pembinaan, pelatihan, dan kegiatan olahraga kebugaran dengan melibatkan instruktur berlisensi, baik tingkat pemula, mahir maupun beregu.

“Organisasi yang saya pimpin ini merupakan amanah dan tanggung jawab besar untuk memajukan dunia kebugaran di seluruh Aceh. Alhamdulillah, dalam berbagai event nasional ASIAFI Aceh selalu berpartisipasi dan memperoleh apresiasi yang baik dari pengurus pusat,” ungkapnya.

Momentum pelantikan tahun ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ASIAFI. Menurut Sri Maulina, peringatan hari jadi organisasi bukan sekadar seremoni, melainkan ajang evaluasi dan refleksi perjalanan organisasi dalam membangun sumber daya instruktur yang profesional dan berdaya saing.

“Melalui peringatan hari jadi ini, kami ingin memperkuat solidaritas seluruh anggota serta meningkatkan semangat pengabdian dalam mengembangkan olahraga kebugaran masyarakat di Aceh,” tuturnya.

Suasana peringatan HUT ASIAFI semakin semarak dengan pemotongan tumpeng dan berbagai kegiatan kebersamaan yang diikuti pengurus, instruktur, serta peserta dari berbagai kabupaten/kota.

Sementara itu, Wakil Ketua I Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Aceh, T. Banta Nuzullah, S.Pd, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, menyampaikan apresiasi atas pelantikan pengurus baru ASIAFI di sejumlah daerah.

Menurutnya, olahraga kebugaran masyarakat memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat apabila dikelola secara baik dan berkelanjutan.

“Saya mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Olahraga kebugaran masyarakat harus terus dikembangkan dan dikemas secara menarik agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya bagi kesehatan,” kata Banta Nuzullah.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru di sejumlah kabupaten/kota, ASIAFI Aceh diharapkan semakin kuat dalam menjalankan program pembinaan olahraga kebugaran, memperluas edukasi hidup sehat, serta mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik yang teratur.