Afdhal Khalilullah Kembali Pimpin Pramuka Banda Aceh

Banda Aceh45 Dilihat

BANDA ACEH – Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, kembali dipercaya memimpin Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Banda Aceh untuk masa bakti 2026-2031.

Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) Gerakan Pramuka Kota Banda Aceh yang berlangsung di Aula Balee Keurukon, Kompleks Balai Kota Banda Aceh, Selasa (3/11/2026).

Kepercayaan tersebut menjadi bentuk dukungan seluruh peserta Muscab terhadap kepemimpinan Afdhal dalam melanjutkan pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka di ibu kota Provinsi Aceh.

Kegiatan Muscab turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Kwartir Daerah (Kwarda) Aceh, pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh, pengurus Kwarcab, Dewan Kerja Cabang (DKC), serta seluruh Ketua Kwartir Ranting (Kwaran) Gerakan Pramuka se-Kota Banda Aceh.

Dalam sambutannya, Afdhal menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan oleh seluruh Kwartir Ranting dan peserta Muscab. Ia menegaskan bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar untuk terus memajukan organisasi sekaligus memperkuat pembinaan karakter generasi muda.

Menurutnya, selama periode kepemimpinan sebelumnya, Gerakan Pramuka Banda Aceh telah mencatat berbagai capaian dan prestasi yang patut disyukuri. Di antaranya, lahirnya puluhan Pramuka Garuda, keberhasilan mempertahankan prestasi sebagai juara umum Musabaqah Tunas Ramadan, serta berbagai kiprah dan pencapaian di tingkat nasional.

“Bersama-sama kita telah mengukir banyak prestasi, mulai dari lahirnya puluhan Pramuka Garuda, konsistensi sebagai juara umum Musabaqah Tunas Ramadan, hingga kiprah di tingkat nasional. Capaian ini harus kita tingkatkan dan sempurnakan bersama,” ujar Afdhal.

Memasuki masa bakti 2026-2031, Afdhal mengusung visi Berkolaborasi Membangun Pramuka Kota Banda Aceh yang Bertakwa, Berkarakter, Kreatif dan Inovatif.

Visi tersebut akan diwujudkan melalui enam misi utama yang menjadi arah kebijakan organisasi selama lima tahun ke depan. Fokusnya meliputi penguatan iman dan takwa (IMTAQ) serta ilmu pengetahuan dan teknologi (IMTEK), pembentukan kader bangsa yang berjiwa Pancasila dan siap membela negara, serta peningkatan kepedulian anggota Pramuka terhadap berbagai persoalan sosial kemasyarakatan dan lingkungan.

Selain itu, penguatan eksistensi organisasi juga menjadi perhatian penting, termasuk membangun kerja sama dan kolaborasi lintas organisasi, bahkan hingga ke tingkat internasional.
Afdhal berharap, kepengurusan Kwarcab Pramuka Banda Aceh periode mendatang mampu menghadirkan program-program pembinaan yang lebih inovatif, produktif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, Gerakan Pramuka tidak hanya menjadi wadah kegiatan kepanduan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman.

Ia juga mengajak seluruh jajaran pengurus, pembina, anggota Pramuka, dan pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kebersamaan dalam menjalankan roda organisasi.
“Mari kita jadikan Muscab ini momentum persatuan untuk melahirkan tunas-tunas bangsa yang tangguh, berakhlak mulia, serta menjunjung tinggi Syariat Islam di bumi Banda Aceh tercinta,” tutup Afdhal.

Dengan kembali dipercayanya Afdhal Khalilullah sebagai Ketua Kwarcab, Gerakan Pramuka Banda Aceh diharapkan semakin berkembang dan mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, berjiwa kebangsaan, serta memiliki kepedulian terhadap agama, bangsa, dan lingkungan.(**)