Isa Alima Dukung Said Iqbal Masuk Kabinet Merah Putih, Sebut Kebanggaan Bagi Masyarakat Aceh

Artikel17 Dilihat

Pengalaman dalam Memperjuangkan Kesejahteraan Pekerja Jadi Modal Penting untuk Kebijakan yang Berpihak Rakyat

Pidie – Wacana masuknya Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, ke dalam Kabinet Merah Putih mendapat dukungan dari berbagai kalangan, termasuk dari Provinsi Aceh. Pemerhati Sosial dan Kebijakan Publik Aceh, Drs. M. Isa Alima, menyatakan dukungan penuh atas kemungkinan bergabungnya putra Aceh tersebut dalam jajaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Saya sangat mendukung dan merasa bangga sebagai masyarakat Aceh apabila Said Iqbal benar-benar dipercaya menjadi bagian dari Kabinet Merah Putih. Beliau adalah putra Aceh yang telah lama berkiprah di tingkat nasional dan konsisten memperjuangkan hak-hak kaum buruh Indonesia,” ujar Isa Alima.

Menurutnya, pengalaman panjang Said Iqbal dalam memperjuangkan kesejahteraan pekerja menjadi modal penting untuk membantu pemerintah dalam merumuskan berbagai kebijakan ketenagakerjaan yang lebih berpihak kepada rakyat.

Isa Alima juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang dinilai memberikan ruang bagi tokoh-tokoh daerah untuk berkontribusi dalam pemerintahan nasional.

“Kita mengapresiasi Presiden Prabowo Subianto. Jika benar Said Iqbal dipercaya mengemban amanah di kabinet, maka hal tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Aceh dan sekaligus pengakuan terhadap kapasitas putra daerah di tingkat nasional,” katanya.

Lebih lanjut, Isa Alima mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk memberikan dukungan dan doa agar semakin banyak putra-putri terbaik Aceh yang mampu berkiprah di tingkat nasional.

“Kita berharap seluruh masyarakat Aceh dapat mendukung dan mendoakan. Setelah sebelumnya ada Teuku Riefky Harsya, Nezar Patria, dan Sugiono, maka kehadiran Said Iqbal akan semakin memperkuat representasi putra Aceh dalam pemerintahan nasional,” ungkapnya.

Isa Alima menambahkan bahwa keberhasilan tokoh-tokoh Aceh menempati posisi strategis di tingkat nasional hendaknya menjadi inspirasi bagi generasi muda Aceh untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.

“Semoga semakin banyak putra-putri Aceh yang mampu menembus panggung nasional dan membawa nama baik daerah serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Indonesia,” tutupnya.