Tgk Ahmada Kukuhkan Pengurus PERTI Aceh Jaya, Perkuat Sinergi Umat dan Daerah

Artikel5 Dilihat

Aceh Jaya — Anggota DPD RI/MPR RI Dapil Aceh periode 2024–2029, Tgk. Ahmada, melaksanakan kegiatan silaturahmi sekaligus pengukuhan Pengurus Cabang Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) Kabupaten Aceh Jaya pada Kamis, 30 April 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Meuligoe Bupati Aceh Jaya dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan.

KehadiranTgk Ahmada disambut hangat oleh para tokoh agama, pengurus PERTI, serta sejumlah unsur masyarakat yang turut memeriahkan acara. Momentum ini menjadi bagian penting dalam memperkuat peran organisasi keagamaan dalam membangun kehidupan sosial dan spiritual masyarakat Aceh, khususnya di wilayah Aceh Jaya.

Dalam sambutannya, Tgk Ahmada menekankan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah serta memperkuat sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa organisasi seperti PERTI memiliki peran strategis dalam membina umat, menjaga nilai-nilai keislaman, serta turut berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Silaturahmi ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun Aceh yang lebih baik. Peran ulama dan organisasi keagamaan sangat penting dalam menjaga moralitas dan persatuan masyarakat,” ujarnya.

Pengukuhan pengurus PERTI Aceh Jaya juga diharapkan mampu menghadirkan energi baru dalam menjalankan program-program keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan. Dengan kepengurusan yang solid, PERTI diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang religius, berdaya, dan harmonis.

Acara tersebut turut diisi dengan doa bersama serta ramah tamah antara tamu undangan. Suasana hangat terlihat saat para peserta saling berdialog dan bertukar pandangan mengenai berbagai isu keumatan dan pembangunan daerah.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Tgk Ahmada dalam menjaga hubungan erat dengan masyarakat serta mendukung penguatan lembaga keagamaan sebagai pilar penting dalam pembangunan Aceh.(**)