Kodim 0108/Agara bangun Jembatan Gantung Perintis di Desa Kumbang Jaya, Aceh Tenggara

Kodam IM18 Dilihat

Aceh Tenggara – Proses pembangunan jembatan gantung perintis di Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara terus menunjukkan progres yang positif. Memasuki tahapan penting dalam pengerjaan, personel Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat melaksanakan pemasangan besi penahan pondasi serta persiapan pemasangan tiang jembatan guna memperkuat struktur konstruksi dan memastikan keamanan fasilitas tersebut, Kamis (28/05/2026).

Kegiatan pembangunan berlangsung penuh semangat dan kekompakan. Sejak pagi hari, personel TNI bersama warga tampak bekerja bahu-membahu mengangkat material, menyusun rangka besi, hingga melakukan pemasangan besi penahan pondasi yang menjadi salah satu komponen utama penyangga kekuatan jembatan gantung perintis tersebut. Suasana gotong royong yang tercipta mencerminkan kuatnya kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa.

Keterlibatan aktif Babinsa di lokasi pembangunan merupakan bentuk nyata pengabdian TNI kepada masyarakat sekaligus implementasi kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran Babinsa tidak hanya membantu dari sisi tenaga, tetapi juga memberikan motivasi dan semangat kepada masyarakat agar pekerjaan dapat berjalan dengan lancar, aman, dan selesai sesuai target yang telah direncanakan.

Babinsa yang terlibat dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa pembangunan jembatan gantung perintis sangat dibutuhkan masyarakat Desa Kumbang Jaya dan wilayah sekitarnya. Selama ini, keterbatasan akses penghubung menjadi salah satu kendala utama bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, baik untuk keperluan ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun distribusi hasil pertanian.

“Pembangunan jembatan gantung ini merupakan kebutuhan yang sangat vital bagi masyarakat. Karena itu, kami bersama warga terus bekerja secara gotong royong agar proses pengerjaan berjalan lancar dan dapat selesai tepat waktu sesuai perencanaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tahap pemasangan besi penahan pondasi menjadi bagian penting dalam proses pembangunan karena berfungsi sebagai penguat struktur utama jembatan. Oleh sebab itu, setiap proses pengerjaan dilakukan secara teliti dan penuh kehati-hatian agar kualitas konstruksi benar-benar terjamin.

Menurutnya, aspek keamanan menjadi prioritas utama dalam pembangunan jembatan tersebut. Konstruksi yang kokoh dan berkualitas sangat diperlukan agar nantinya jembatan dapat digunakan masyarakat secara aman dan bertahan dalam jangka waktu panjang.

“Pemasangan besi penahan ini sangat menentukan kekuatan jembatan nantinya. Kami ingin hasil pembangunan benar-benar kokoh, aman, dan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tambahnya.

Keberadaan personel Babinsa di tengah-tengah masyarakat mendapat apresiasi dari warga setempat. Masyarakat mengaku sangat terbantu dengan keterlibatan TNI dalam pembangunan jembatan tersebut, baik dalam mempercepat proses pekerjaan maupun membangun semangat kebersamaan dan kepedulian sosial antarwarga.

Warga berharap pembangunan jembatan gantung perintis itu dapat segera rampung sehingga akses transportasi masyarakat menjadi lebih mudah dan lancar. Kehadiran jembatan nantinya diyakini akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya dalam memperlancar distribusi hasil pertanian yang menjadi mata pencaharian utama warga Desa Kumbang Jaya.

Selain menjadi sarana penghubung antarwilayah, pembangunan jembatan gantung ini juga diharapkan mampu membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat menuju fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta berbagai kebutuhan sosial lainnya.

Sinergi yang terjalin antara TNI dan masyarakat dalam pembangunan jembatan gantung perintis tersebut menjadi bukti nyata bahwa budaya gotong royong masih terus tumbuh kuat di tengah kehidupan masyarakat Aceh Tenggara. Kolaborasi tersebut sekaligus menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur desa demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan terus berjalannya proses pemasangan rangka besi penahan pondasi serta tahapan pembangunan lainnya secara bertahap, optimisme terhadap rampungnya jembatan gantung perintis di Desa Kumbang Jaya semakin besar. Kehadiran jembatan ini nantinya diharapkan tidak hanya menjadi akses penghubung masyarakat, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, kerja keras, serta kemanunggalan TNI bersama rakyat dalam membangun daerah.