Mengenal T. Rival Amiruddin, Dari Sopir Labi-Labi Jadi Pengusaha Sukses

Breakingnews16 Dilihat

Aceh — Nama T. Rival Amiruddin kini semakin dikenal publik Aceh, tidak hanya sebagai pengusaha transportasi sukses, tetapi juga figur yang aktif di bidang sosial dan organisasi politik. Sosok yang dikenal sebagai pemilik PO JRG (Jasa Rahayu Gumpeung) dan Mitra Rahayu itu disebut sebagai salah satu pengusaha asal Aceh yang berhasil membangun bisnis transportasi besar dari titik nol hingga mampu menembus persaingan nasional.

Perjalanan hidup T. Rival Amiruddin menjadi gambaran nyata tentang kerja keras, konsistensi, dan keberanian mengambil peluang. Sebelum dikenal sebagai pengusaha sukses di ibu kota, ia bahkan pernah menjalani profesi sederhana sebagai sopir labi-labi dengan trayek Tiro – Sigli dan Trayek Sigli – Merdu.

Dari balik kemudi angkutan umum itulah, Rival mulai memahami denyut kehidupan masyarakat kecil sekaligus membaca kebutuhan transportasi yang terus berkembang. Pengalaman di lapangan membentuk mental kerja keras dan ketangguhan yang kemudian menjadi fondasi dalam membangun kerajaan bisnis transportasi miliknya.

Kini, perusahaan otobus yang dipimpinnya berkembang pesat. Armada PO JRG dan Mitra Rahayu melayani berbagai rute lintas provinsi di Pulau Sumatera hingga Pulau Jawa. Di tengah ketatnya persaingan industri transportasi, nama JRG dikenal sebagai salah satu perusahaan transportasi asal Aceh yang mampu bertahan sekaligus berkembang secara agresif.

Namun, kesuksesan bisnis tidak membuat T. Rival Amiruddin melupakan masyarakat kecil. Ia dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap ekonomi rakyat bawah. Setiap tahunnya, ia rutin menggelar kegiatan sosial berupa santunan anak yatim, bantuan pendidikan, hingga berbagai bentuk kepedulian sosial yang bersumber dari keuntungan usahanya.

Aktivitas sosial tersebut bukan sekadar formalitas. Dalam berbagai momentum kebencanaan di Aceh, T. Rival Amiruddin juga terlibat langsung membantu masyarakat terdampak. Melalui komunitas Solidarity Squad bersama sejumlah seniman Aceh, ia turun langsung menyalurkan bantuan kemanusiaan di delapan kabupaten/kota yang terdampak bencana beberapa waktu lalu.

Kedekatannya dengan masyarakat akar rumput membuat namanya semakin dikenal luas. Banyak kalangan menilai, Rival merupakan sosok pengusaha yang tidak hanya fokus membangun bisnis, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat sekitar.

Kiprah T. Rival Amiruddin tidak berhenti di dunia usaha. Pada Mei 2026, ia resmi dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Aceh setelah ditunjuk langsung oleh Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep.

Penunjukan tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya menghadirkan figur muda berlatar belakang pengusaha dan pekerja lapangan untuk memperkuat konsolidasi politik PSI di Aceh.

Perjalanan hidup T. Rival Amiruddin bisa menjadi contoh bahwa kerja keras, keberanian, dan kepedulian sosial dapat berjalan beriringan dan menjadi awal bagi Kesuksesan.