Kodim 0108/Agara Percepat Pembangunan Jembatan Demi Kelancaran Akses Masyarakat Aceh Tenggara

Kodam IM12 Dilihat

Kutacane – Komitmen TNI AD dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan di wilayah binaan. Seperti yang dilakukan Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara yang aktif terlibat dalam percepatan pembangunan infrastruktur sekaligus melakukan pengawasan keamanan proyek pembangunan jembatan di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu (23/05/2026).

Di Kecamatan Darul Hasanah, Babinsa bersama masyarakat Desa Jambur Mamang terus menunjukkan semangat gotong royong dalam mempercepat pembangunan Jembatan Gantung Perintis yang nantinya akan menjadi akses penting bagi masyarakat menuju lahan pertanian dan perkebunan. Sementara itu, di Kecamatan Semadam, Babinsa juga rutin melaksanakan patroli dan pengawasan pembangunan Jembatan Rangka Baja Pante Dona guna memastikan keamanan material dan kelancaran proses pembangunan.

Semangat kebersamaan terlihat jelas saat Babinsa bersama warga Desa Jambur Mamang melaksanakan pengecoran pondasi dasar jembatan gantung. Meski cuaca cukup terik, seluruh pekerjaan tetap dilakukan dengan penuh semangat dan kekompakan. Warga bersama Babinsa bahu membahu mencampur semen, pasir dan kerikil secara manual demi mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan tersebut.

Babinsa Koramil setempat, Serma Supianto, mengatakan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan jembatan gantung tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung akses transportasi warga menuju lahan perkebunan dan pertanian di seberang sungai.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut nantinya akan sangat membantu aktivitas masyarakat, terutama para petani dan pekebun saat mengangkut hasil panen maupun kebutuhan sehari-hari.

“Pembangunan jembatan gantung ini sangat penting bagi masyarakat karena nantinya akan mempermudah aktivitas warga, terutama para petani dan pekebun saat membawa hasil panen. Kehadiran Babinsa di sini merupakan bentuk pengabdian TNI untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat,” ujar Serma Supianto.

Ia menambahkan bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan antara Babinsa dengan masyarakat menjadi modal utama dalam mempercepat pembangunan jembatan tersebut. Selain membantu pekerjaan fisik, kehadiran Babinsa juga bertujuan untuk memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus menjaga budaya gotong royong sebagai warisan bangsa yang memiliki nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang tinggi.

“Sebagai aparat teritorial, kami akan selalu hadir di tengah masyarakat dan siap membantu berbagai kegiatan sosial maupun pembangunan desa. Ini merupakan bagian dari tugas kami sebagai Babinsa untuk terus menjalin kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tambahnya.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Jambur Mamang. Warga merasa terbantu dengan keterlibatan Babinsa yang selalu aktif memberikan tenaga dan semangat selama proses pembangunan berlangsung.

Salah satu warga Desa Jambur Mamang, Edy (50), menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Babinsa yang selama ini terus hadir membantu masyarakat.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Babinsa yang tanpa lelah ikut bekerja bersama warga membangun jembatan ini. Kehadiran TNI benar-benar memberikan semangat bagi kami untuk terus bergotong royong demi kepentingan bersama,” ungkapnya.

Ia berharap pembangunan jembatan gantung tersebut dapat segera selesai sehingga masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan saat menyeberangi sungai, terutama ketika membawa hasil kebun maupun kebutuhan sehari-hari.

Selain fokus membantu pembangunan jembatan gantung di Darul Hasanah, Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara juga melaksanakan pengawasan rutin terhadap pembangunan Jembatan Rangka Baja Pante Dona di Desa Sepakat Segenep, Kecamatan Semadam.

Kegiatan patroli dan pengecekan tersebut dilakukan oleh Babinsa Koramil 0108-07/Semadam, Kopda Bahagia, sebagai bentuk kepedulian aparat kewilayahan dalam mendukung pembangunan sarana umum yang nantinya akan digunakan masyarakat luas.

Dalam pelaksanaannya, Babinsa melakukan pengecekan terhadap kondisi material bangunan, keamanan lokasi proyek serta perkembangan pekerjaan pembangunan jembatan yang dikerjakan oleh PT Adi Karya. Pengawasan rutin dilakukan guna memastikan seluruh proses pembangunan berjalan aman, lancar dan sesuai rencana.

Kopda Bahagia mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Rangka Baja Pante Dona memiliki peranan penting dalam menunjang akses transportasi dan aktivitas masyarakat sehingga pengawasan rutin perlu dilakukan untuk menjaga keamanan material maupun kestabilan konstruksi pembangunan.

“Patroli pengecekan ini kami lakukan setiap hari untuk memastikan pembangunan jembatan tetap dalam keadaan aman dan tidak ada material yang hilang maupun rusak. Hal ini penting agar tidak mengganggu kekuatan serta kestabilan jembatan saat selesai dibangun nantinya,” ujar Kopda Bahagia.

Menurutnya, pengawasan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari tugas aparat teritorial dalam menjaga keamanan wilayah binaan, termasuk mengawasi pembangunan fasilitas umum demi kepentingan masyarakat.

Selain melakukan pengawasan terhadap kondisi fisik pembangunan, Babinsa juga memberikan imbauan kepada para pekerja proyek agar selalu mengutamakan faktor keselamatan kerja selama proses pembangunan berlangsung.

“Kami juga mengingatkan kepada seluruh pekerja agar selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan dalam bekerja. Dengan demikian proses pembangunan dapat berjalan lancar tanpa adanya hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Kehadiran Babinsa di lokasi pembangunan mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Warga menilai keterlibatan aparat TNI di lapangan memberikan rasa aman sekaligus menambah semangat para pekerja dalam menyelesaikan pembangunan jembatan tersebut.

Dengan keterlibatan aktif Babinsa dalam membantu pembangunan sekaligus melakukan pengawasan terhadap proyek infrastruktur di wilayah binaan, diharapkan seluruh pembangunan jembatan di Kabupaten Aceh Tenggara dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar akses transportasi, meningkatkan perekonomian warga serta memperkuat hubungan kemanunggalan TNI dengan rakyat.