Disdik Aceh dan HAkA Perkuat Edukasi Lingkungan Leuser 2026

Pendidikan73 Dilihat

Banda Aceh – Dinas Pendidikan Aceh menerima kunjungan kerja dari Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA) dalam rangka mematangkan rencana program edukasi lingkungan yang berfokus pada pelestarian Ekosistem Leuser untuk tahun 2026. Pertemuan strategis ini berlangsung di kantor Dinas Pendidikan Aceh pada Kamis, 16 April 2026, dan menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam bidang pendidikan lingkungan hidup.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., MSP, secara langsung menyambut kehadiran Sekretaris HAkA, Badrul Irvan, beserta tim. Suasana diskusi berlangsung hangat dan konstruktif, dengan fokus utama pada evaluasi serta kelanjutan nota kesepahaman (MoU) yang telah terjalin antara kedua pihak sebelumnya.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai langkah konkret untuk mengintegrasikan pendidikan lingkungan ke dalam sistem pembelajaran di Aceh. Salah satu fokus utama adalah peningkatan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga kelestarian Ekosistem Leuser, yang merupakan salah satu kawasan hutan hujan tropis terakhir di dunia dan memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi.

Murthalamuddin menegaskan bahwa pendidikan lingkungan bukan sekadar materi tambahan, melainkan bagian penting dalam membentuk karakter siswa yang peduli terhadap alam. Ia menyampaikan komitmen Dinas Pendidikan Aceh untuk terus mendukung program-program inovatif yang dapat menumbuhkan kesadaran ekologis sejak dini di kalangan pelajar.

Sementara itu, pihak HAkA melalui Badrul Irvan menyampaikan apresiasi atas dukungan yang selama ini diberikan oleh Dinas Pendidikan Aceh. Ia berharap kerja sama yang telah terjalin dapat semakin diperkuat melalui program-program yang lebih terstruktur dan berkelanjutan di tahun mendatang.

Beberapa rencana program yang dibahas meliputi pengembangan kurikulum berbasis lingkungan, pelatihan guru, penyediaan materi edukatif tentang konservasi, serta kegiatan lapangan yang melibatkan siswa secara langsung dalam upaya pelestarian lingkungan. Program ini diharapkan mampu mencetak generasi muda Aceh yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap keberlangsungan alam.

Kolaborasi ini juga sejalan dengan semangat kampanye “Aceh Caroeng” yang mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Aceh, serta memperkuat peran pendidikan sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah dan lembaga non-pemerintah seperti HAkA, diharapkan upaya pelestarian Ekosistem Leuser dapat berjalan lebih efektif melalui pendekatan edukatif yang menyasar generasi penerus bangsa.(**)