Murthalamuddin Meriahkan Car Free Day, Produk Kreatif Siswa SMK Aceh Curi Perhatian

Pendidikan61 Dilihat

ACEH – Suasana Car Free Day yang berlangsung meriah menjadi ajang promosi sekaligus unjuk kreativitas bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di bawah naungan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Dinas Pendidikan Aceh. Berbagai produk hasil karya siswa dipamerkan kepada masyarakat dan berhasil menarik perhatian pengunjung yang memadati lokasi kegiatan.

Kegiatan yang berlangsung penuh semangat tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, yang ikut berbaur dengan masyarakat sambil mengunjungi stan-stan pameran siswa. Kehadiran orang nomor satu di lingkungan Dinas Pendidikan Aceh itu menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan pendidikan vokasi dan kewirausahaan di Aceh.

Dalam kegiatan tersebut, siswa dari sejumlah SMK menampilkan beragam produk unggulan hasil pembelajaran berbasis praktik dan inovasi. Mulai dari produk sablon kreatif, gantungan kunci hasil karya tangan siswa, minuman herbal, produk pertanian unggulan, hingga inovasi teknologi jaringan internet yang menunjukkan kemampuan siswa dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi.

SMKN 3 Lhokseumawe hadir dengan berbagai produk kreatif yang mencerminkan kemampuan siswa dalam bidang desain dan kewirausahaan. Sementara itu, SMKN PP Saree memperkenalkan produk pertanian dan olahan hasil agroindustri yang menjadi salah satu keunggulan sekolah. Sedangkan SMKN 5 Telkom Banda Aceh menampilkan inovasi teknologi dan jaringan internet yang mendapat perhatian besar dari pengunjung.

Murthalamuddin menyampaikan bahwa kegiatan seperti Car Free Day menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan hasil karya siswa kepada masyarakat luas. Menurutnya, pendidikan vokasi tidak hanya berfokus pada pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga harus mampu menghasilkan produk dan layanan yang memiliki nilai ekonomi serta dapat bersaing di pasar.

“Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat dapat melihat secara langsung potensi dan kemampuan siswa SMK. Ini membuktikan bahwa lulusan SMK tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menjadi wirausahawan muda yang kreatif dan inovatif,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penguatan pendidikan vokasi merupakan salah satu langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia Aceh yang unggul, produktif, dan mampu menghadapi tantangan dunia kerja maupun perkembangan teknologi yang terus berkembang.

Partisipasi siswa dalam kegiatan Car Free Day juga menjadi pengalaman berharga untuk melatih kemampuan komunikasi, pemasaran, dan membangun kepercayaan diri. Dengan berinteraksi langsung dengan masyarakat, para siswa mendapatkan kesempatan untuk mengenalkan produk sekaligus menerima masukan dari konsumen.

Antusiasme masyarakat yang mengunjungi stan-stan pameran menunjukkan tingginya apresiasi terhadap karya anak-anak SMK. Banyak pengunjung yang tertarik membeli produk maupun bertanya lebih jauh mengenai proses pembuatan dan inovasi yang dikembangkan para siswa.

Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan Aceh berharap semangat kreativitas, inovasi, dan kewirausahaan terus tumbuh di kalangan siswa SMK. Dukungan masyarakat terhadap produk-produk karya siswa juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Car Free Day kali ini tidak hanya menjadi ruang olahraga dan rekreasi bagi masyarakat, tetapi juga menjadi panggung inspiratif yang memperlihatkan bahwa siswa SMK Aceh mampu menghasilkan karya berkualitas dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.(**)