Libur Nataru 2025–2026, Pergerakan Penumpang di Aceh Capai 148 Ribu Orang

Banda Aceh — Pergerakan masyarakat selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Provinsi Aceh tercatat cukup tinggi. Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh mencatat, sepanjang masa libur Nataru, total pergerakan penumpang lintas moda mencapai 148.513 orang, yang tersebar pada angkutan darat, laut, dan udara.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, ST, MT, mengatakan mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun berlangsung dinamis dan relatif terkendali. Meski demikian, secara umum terdapat tren penurunan jumlah penumpang dibandingkan periode libur Nataru tahun sebelumnya.

“Secara keseluruhan, pergerakan transportasi selama Nataru berjalan aman dan terkendali. Walaupun terjadi penurunan di beberapa moda, mobilitas masyarakat tetap terjaga,” ujar Teuku Faisal di Banda Aceh, Rabu (7/1/2026).

Ia menjelaskan, penurunan tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor, di antaranya kondisi cuaca ekstrem serta dampak bencana yang terjadi di hampir seluruh wilayah Aceh. Situasi tersebut sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan operasional transportasi di beberapa titik.

Berdasarkan data Dishub Aceh, angkutan darat masih menjadi moda transportasi dengan jumlah penumpang terbesar. Selama periode Nataru, angkutan darat melayani 57.157 penumpang, dengan rincian 20.367 penumpang kedatangan dan 36.790 penumpang keberangkatan. Namun, angka ini mengalami penurunan signifikan, yakni 50,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pada sektor angkutan laut, layanan penyeberangan di sejumlah pelabuhan di Aceh mencatat 45.066 penumpang dengan total 280 trip kapal. Jumlah tersebut turun 36,6 persen dibandingkan libur Nataru sebelumnya.

Sementara itu, angkutan udara mencatat total 46.290 penumpang melalui 451 pergerakan pesawat. Rinciannya, terdapat 225 penerbangan kedatangan dengan 23.120 penumpang dan 226 penerbangan keberangkatan yang mengangkut 23.170 penumpang. Dibandingkan moda transportasi lainnya, sektor udara mengalami penurunan paling kecil, yakni 4,1 persen.

Selain pergerakan penumpang, Dishub Aceh juga mencatat peningkatan arus kendaraan di Jalan Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh) selama libur akhir tahun. Sebanyak 106.120 kendaraan tercatat melintas di ruas tol tersebut, menandakan tingginya mobilitas masyarakat menggunakan kendaraan pribadi.

Dishub Aceh menegaskan akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan pelayanan transportasi guna memastikan keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran mobilitas masyarakat pada periode libur panjang berikutnya.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *