Pertamina EP Rantau Pastikan Fasilitas Produksi di Tanjung Seumentok Masih Aman Terkendali

Berita6 Dilihat

Dok Humas Pertamina EP Field Rantau

Aceh Tamiang – Dailymail Indonesia

Menindaklanjuti informasi air sungai di Lhok Medang Ara menghitam, Pertamina EP Rantau segera melakukan pemeriksaan lapangan di antaranya pengecekan jaringan pipa, sumur dan fasilitas operasi migas di wilayah Tanjung Seumentok. Hal ini disampaikan Field Manager Pertamina EP Rantau, Tomi Wahyu Alimsyah. Jum’at, 30 Oktober 2026

“Pada Sabtu 17 Oktober 2026, kami mendapat informasi adanya air sungai menghitam di Lhok Medang Ara. Pertamina EP Rantau memahami dan manaruh perhatian terhadap keresahan masyarakat terkait perubahan warna air kehitaman, sehingga melakukan pengecekan menyeluruh,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, lanjut Tomi, kegiatan operasional Pertamina EP Rantau Field hingga saat ini berlangsung dalam kondisi aman dan terkendali. Selain itu, tidak terdapat laporan maupun indikasi kebocoran minyak pada jaringan pipa dan fasilitas produksi yang diperiksa.

“Hasil pemeriksaan tersebut belum menunjukkan adanya keterkaitan langsung antara kondisi fasilitas operasi perusahaan dengan perubahan warna air yang dilaporkan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, adanya kebocoran annulus pada sumur Idle di Tanjung Seumentok, menunjukkan bahwa cairan di sumur tersebut secara visual lebih jernih dan diindikasi berasal dari akumulasi air hujan yang tertampung. Artinya, tidak sampai mencemari dan tidak terdapat konektivitas dengan drainase manapun. Selain itu terdapat perbedaan karakteristik cairan di drainase masyarakat dengan cairan yang berasal dari sumur.

“Sebagai bentuk komitmen terhadap perlindungan lingkungan, Pertamina EP Rantau Field telah melakukan pengambilan sampel cairan pada lokasi yang menjadi perhatian masyarakat serta menunjuk laboratorium independent untuk melakukan pengujian dan analisis lebih lanjut. Langkah ini dilakukan guna memperoleh hasil pemeriksaan yang objektif dan berbasis data ilmiah dalam mendukung penelusuran penyebab perubahan kondisi air tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut ia bilang Pertamina EP Rantau berkomitmen menjalankan kegiatan usaha hulu migas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk dalam aspek perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Perusahaan juga akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, instansi lingkungan hidup, serta pemangku kepentingan terkait sesuai dengan kewenangan masing-masing.

“Perusahaan berkomitmen mendukung proses pemeriksaan secara transparan dan kooperatif serta menindaklanjuti hasilnya sesuai ketentuan yang berlaku, dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat, perlindungan lingkungan, dan keandalan operasi hulu migas,” katanya.

Ia menuturkan, Pertamina EP Rantau Field mengapresiasi kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasi. Masyarakat yang mengetahui adanya kondisi tidak normal atau aktivitas yang berpotensi membahayakan keselamatan di sekitar fasilitas migas dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center 135 atau hotline bebas pulsa 0800-1800-123.

Tentang PEP Rantau

PT Pertamina EP Rantau merupakan bagian dari Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 1 (Pertamina Hulu Rokan Zona 1) yang mengoperasikan kegiatan hulu migas. PEP Rantau beroperasi wilayah kerjanya yang berada di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh dan sebagian di Kabupaten Langkat, Sumatra Utara.

(*)