Illiza Hadiri Diplomatic Dinner WCCE 2026 di Jakarta

Banda Aceh28 Dilihat

JAKARTA – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menghadiri Diplomatic Dinner: A Gathering in The Sky yang berlangsung di Treasury 78, Jakarta, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 yang dihadiri delegasi dari 68 negara dan tujuh organisasi internasional.

Jamuan diplomatik tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia sekaligus memperkuat hubungan dan membuka peluang kolaborasi internasional di bidang ekonomi kreatif.

Acara ini memadukan unsur kuliner Nusantara, seni pertunjukan, dan filosofi budaya Indonesia. Para delegasi diperkenalkan dengan beragam sajian khas Nusantara, termasuk rendang, ayam pop, papeda, dan teh talua. Pertunjukan Tari Pasambahan dan Tari Piring turut memperkaya suasana dengan menampilkan keindahan seni tradisional Indonesia.

Mengusung tema A Gathering in The Sky, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi jamuan makan malam, tetapi juga ruang diplomasi budaya yang mempertemukan berbagai negara melalui kekayaan tradisi dan kreativitas.

Illiza Dorong Peluang Ekonomi Kreatif Banda Aceh

Kehadiran Illiza Sa’aduddin Djamal dalam forum internasional tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan dan jejaring dalam pengembangan potensi daerah.

Banda Aceh memiliki kekayaan sejarah, budaya, kuliner, dan wisata religi yang berpeluang dikembangkan sebagai bagian dari sektor ekonomi kreatif. Berbagai potensi tersebut dapat menjadi daya tarik untuk memperluas promosi kota sekaligus membuka peluang kerja sama dengan mitra nasional maupun internasional.

Melalui momentum seperti WCCE 2026, potensi lokal diharapkan semakin dikenal luas dan mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), industri kuliner, serta komunitas kreatif.

Partisipasi dalam kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mempelajari perkembangan ekonomi kreatif global dan melihat peluang penerapannya dalam pembangunan kota.

Perkuat Kolaborasi Ekonomi Kreatif Global

WCCE 2026 mengusung tema Inclusively Creative: Collective Continuity, yang menekankan pentingnya kreativitas inklusif, kolaborasi, dan keberlanjutan dalam pengembangan ekonomi kreatif.

Kehadiran delegasi dari berbagai negara menunjukkan besarnya peluang kerja sama dalam memajukan industri kreatif, memperkenalkan produk unggulan, serta memperkuat hubungan antarbangsa melalui budaya.

Bagi Banda Aceh, momentum ini dapat menjadi dorongan untuk terus mengembangkan potensi lokal agar mampu bersaing dan dikenal di tingkat yang lebih luas.

Melalui penguatan kolaborasi dan promosi budaya, ekonomi kreatif diharapkan menjadi salah satu sektor yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menjaga kelestarian identitas budaya.(**)