Banda Aceh – Dinas Pendidikan Aceh menerima kunjungan silaturahmi tim Inspektorat Aceh dalam rangka pendampingan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Strategis Nasional (ProSN), Kamis (16/4/2026). Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kepala Dinas tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pendidikan yang akuntabel, transparan, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Kepala Dinas Pendidikan Aceh menyambut langsung kedatangan tim Inspektorat bersama jajaran pejabat terkait. Suasana pertemuan berlangsung hangat namun tetap serius, dengan pembahasan yang berfokus pada penguatan pengawasan terhadap implementasi berbagai program strategis di sektor pendidikan Aceh.
Dalam diskusi tersebut, Inspektorat Aceh menekankan pentingnya pendampingan yang berkelanjutan agar setiap program yang dijalankan tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan. Pendampingan ini juga bertujuan meminimalisir potensi penyimpangan serta memastikan seluruh tahapan program berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
Sementara itu, pihak Dinas Pendidikan Aceh menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program melalui sinergi yang kuat dengan berbagai pihak, termasuk Inspektorat sebagai lembaga pengawas internal pemerintah. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memastikan setiap kebijakan dan program strategis nasional dapat diimplementasikan secara optimal di daerah.
Selain membahas aspek pengawasan, pertemuan ini juga menjadi ruang evaluasi terhadap capaian program yang telah berjalan. Berbagai masukan dan rekomendasi yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan ke depan, khususnya dalam meningkatkan efektivitas program pendidikan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sistem pengawasan yang lebih solid dan terintegrasi, sehingga seluruh program strategis nasional di bidang pendidikan di Aceh dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat maksimal bagi peningkatan mutu sumber daya manusia.
Kunjungan ini sekaligus mempertegas komitmen bersama antara Dinas Pendidikan Aceh dan Inspektorat Aceh dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), khususnya di sektor pendidikan yang menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah.(**)












