Disdikbud Banda Aceh Lakukan Profiling Guru SD–SMP untuk Pemetaan Kompetensi

Pendidikan15 Dilihat

Banda Aceh – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, melakukan kunjungan kerja langsung ke sejumlah satuan pendidikan tingkat SD dan SMP pada 25–26 Februari 2026. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau pelaksanaan program profiling guru yang menjadi langkah strategis pemerintah kota dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan.

Kunjungan ini tidak hanya bersifat monitoring administratif, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memastikan proses pemetaan kompetensi guru berjalan optimal. Dalam kegiatan tersebut, Sulaiman turut didampingi tim dari Putera Sampoerna Foundation yang selama ini menjadi mitra strategis dalam pengembangan mutu pendidikan di Kota Banda Aceh.

Program profiling guru dilaksanakan secara serentak di berbagai sekolah untuk mengidentifikasi kompetensi pedagogik, profesional, serta karakteristik gaya mengajar para guru. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memetakan kebutuhan pengembangan kapasitas guru agar program pelatihan yang dirancang ke depan lebih tepat sasaran dan berbasis data.

Di sela-sela kunjungannya, Sulaiman Bakri menjelaskan bahwa dunia pendidikan saat ini terus berkembang seiring perubahan teknologi dan metode pembelajaran. Oleh karena itu, pemetaan kompetensi guru menjadi langkah penting untuk memastikan tenaga pendidik mampu beradaptasi dengan kebutuhan zaman.

“Profiling ini bukan sekadar pendataan, tetapi merupakan diagnosis awal untuk melihat kekuatan dan kebutuhan guru. Dengan begitu, program peningkatan kualitas pendidikan yang kita jalankan benar-benar berbasis kebutuhan nyata di lapangan,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi dengan Putera Sampoerna Foundation menjadi nilai tambah dalam kegiatan ini, karena lembaga tersebut memiliki pengalaman dalam pengembangan program peningkatan kapasitas guru berbasis standar pendidikan modern.

Tim Putera Sampoerna Foundation dalam kegiatan ini berperan menyediakan instrumen penilaian serta analisis mendalam terkait profesionalisme guru. Instrumen tersebut dirancang untuk melihat berbagai aspek, mulai dari perencanaan pembelajaran, metode pengajaran, pemanfaatan teknologi, hingga kemampuan guru dalam membangun interaksi aktif dengan siswa.

Langkah ini sejalan dengan semangat pembangunan pendidikan di Banda Aceh yang terus mendorong konsep kolaborasi lintas sektor. Pemerintah kota, di bawah kepemimpinan Illiza Sa’aduddin Djamal, menempatkan peningkatan kualitas pendidikan sebagai salah satu prioritas utama dalam pembangunan daerah.

Melalui kegiatan profiling guru ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh berharap dapat melahirkan tenaga pendidik yang tidak hanya kompeten dalam menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga mampu menjadi inspirator dan inovator dalam proses pembelajaran.

Ke depan, data hasil profiling akan digunakan sebagai dasar penyusunan program pelatihan berkelanjutan, workshop peningkatan kompetensi, serta penguatan ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan generasi masa depan.

Program ini juga diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan di Banda Aceh sehingga melahirkan lulusan yang berdaya saing, kreatif, dan siap menghadapi tantangan global.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *