Aceh Tamiang – Sebanyak 150 unit hunian tetap (huntap) dibangun di atas lahan seluas 7,5 hektare di Desa Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang. Pembangunan ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang terdampak banjir di wilayah tersebut.
Kapolda Aceh Ali Basyah kembali meninjau langsung lokasi pembangunan pada Jumat, 20 Februari 2026, sebagai bentuk komitmen memastikan progres pembangunan huntap berjalan sesuai target.
Kabid Humas Polda Aceh, Joko Krisdiyanto, dalam keterangannya Sabtu (21/2/2026) menyampaikan bahwa progres pemerataan lahan telah mencapai 80 persen, sementara pembangunan fisik bangunan sudah sekitar 45 persen.
“Pengerjaan dilakukan secara intensif pagi, siang hingga malam hari dengan estimasi waktu sekitar 45 hari. Targetnya, pada bulan Mei mendatang pembangunan harus rampung,” ujarnya.
Ia menambahkan, jika proses berjalan lancar, seluruh unit huntap akan memasuki tahap finishing setelah Lebaran atau menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Menurutnya, pembangunan hunian tetap ini bukan sekadar mendirikan bangunan, tetapi juga untuk mengembalikan rasa aman serta membangun kembali harapan masyarakat pascabencana.
“Dengan kerja keras dan doa bersama, masyarakat Desa Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda, diharapkan segera menempati rumah yang layak, aman, dan nyaman,” tambahnya.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Aceh didampingi Dansat Brimob, Karo Log Polda Aceh, Kapolres Aceh Tamiang, serta sejumlah stakeholder terkait.(**)












