Lapas Kelas III Labuha Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pembinaan Pertanian Warga Binaan

Nasional27 Dilihat

Labuha – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Labuha terus menunjukkan komitmennya dalam membina warga binaan agar lebih mandiri dan produktif. Salah satunya melalui pelaksanaan Pembinaan Kemandirian Bidang Pertanian yang digelar di area kebun dalam Lapas, Sabtu (24/1/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIT tersebut diikuti oleh 23 orang narapidana yang secara aktif terlibat dalam berbagai aktivitas pertanian. Program ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian dan kemandirian warga binaan, sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, petugas Lapas memberikan arahan dan bimbingan teknis kepada para narapidana, khususnya terkait perawatan tanaman hortikultura seperti pakcoy, selada, buncis, dan sawi. Pembinaan dilakukan secara langsung di lapangan agar warga binaan memahami proses pertanian secara menyeluruh, mulai dari tahap awal hingga panen.

Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi pembuatan bedengan, penyiraman tanaman secara teratur, pemupukan, hingga perawatan tanaman agar tumbuh optimal dan menghasilkan panen yang maksimal. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan pengawasan petugas dan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Kepala Lapas Kelas III Labuha, Jumadi, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian di bidang pertanian ini bertujuan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan setelah mereka menyelesaikan masa pidana.

“Melalui kegiatan pertanian ini, kami berharap warga binaan tidak hanya mengisi waktu dengan kegiatan positif, tetapi juga memiliki bekal keterampilan yang bisa digunakan saat kembali ke masyarakat nanti,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta kerja sama antar warga binaan. Petugas turut melakukan pengecekan peralatan kerja guna memastikan kegiatan berjalan aman, lancar, dan terkendali.

Ke depan, Lapas Kelas III Labuha akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala, serta pemantauan dan perawatan tanaman hingga masa panen. Hasil pertanian tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat, baik untuk pembinaan warga binaan maupun mendukung kebutuhan internal Lapas.

Dengan adanya pembinaan kemandirian bidang pertanian ini, Lapas Kelas III Labuha menegaskan perannya tidak hanya sebagai tempat pembinaan hukum, tetapi juga sebagai wadah pembentukan sumber daya manusia yang lebih mandiri, produktif, dan siap kembali ke tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *