Lapas Sanana Optimalkan Lahan Pertanian untuk Dukung Ketahanan Pangan

Nasional37 Dilihat

Sanana — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sanana terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan pertanian yang berada di lingkungan lapas. Pada Selasa (20/1/2026), jajaran Lapas Sanana melaksanakan kegiatan penanaman dan perawatan tanaman hortikultura sebagai bagian dari pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 10.30 WIT tersebut meliputi sejumlah aktivitas perawatan tanaman, di antaranya penyiraman tanaman timun, pembersihan gulma, pembuatan dan perapihan bedengan, serta penyemprotan pestisida pada tanaman sawi. Seluruh kegiatan dilakukan secara terencana dan berkelanjutan guna memastikan tanaman tumbuh optimal dan menghasilkan panen yang berkualitas.

Kepala Lapas Sanana, David Lekatompessy, menyampaikan bahwa pengelolaan lahan pertanian ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan internal lapas, tetapi juga menjadi sarana pembinaan keterampilan bagi warga binaan. Melalui kegiatan bercocok tanam, warga binaan dilatih untuk memiliki keterampilan produktif yang dapat menjadi bekal setelah kembali ke masyarakat.

“Pemanfaatan lahan pertanian di dalam lapas merupakan bentuk pembinaan kemandirian. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama kepada warga binaan,” ujarnya.

Menurutnya, perawatan tanaman yang dilakukan secara rutin menjadi kunci keberhasilan program pertanian lapas. Dengan pengelolaan yang baik, lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menghasilkan berbagai komoditas hortikultura yang bernilai ekonomis.

Kegiatan pertanian ini juga sejalan dengan arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mendorong setiap unit pelaksana teknis pemasyarakatan untuk mengembangkan program pembinaan berbasis kemandirian dan produktivitas. Lapas Sanana berkomitmen untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai salah satu program unggulan pembinaan warga binaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Lapas Sanana tidak hanya berperan sebagai tempat pembinaan, tetapi juga mampu berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang produktif dan berkelanjutan.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *