Muslim Ayub Fasilitasi Pemulangan Jenazah Hafiz Al-Qur’an Asal Aceh Tenggara dari Jakarta

Nasional, News53 Dilihat

Jakarta – Wujud kepedulian dan empati mendalam kembali ditunjukkan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Daerah Pemilihan Aceh I, H. Muslim Ayub, dengan memfasilitasi seluruh biaya pemulangan jenazah seorang hafiz Al-Qur’an asal Aceh Tenggara yang wafat di Jakarta, Minggu (11/1/2026).

Almarhum Muhammad Aldi bin Hadiyan merupakan mahasiswa Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (PTIQ) Jakarta, Jurusan Tafsir Al-Qur’an. Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai sosok religius dan berprestasi yang telah menghafal Al-Qur’an 30 juz. Aldi berasal dari Desa Biak Muli Bakhu, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, dan menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, setelah menjalani perawatan akibat sakit yang dideritanya.

Kabar duka ini menyisakan kesedihan mendalam bagi keluarga almarhum di kampung halaman. Namun, duka tersebut sempat bertambah berat karena keterbatasan biaya yang dihadapi keluarga untuk memulangkan jenazah dari Jakarta ke Aceh Tenggara. Kondisi tersebut kemudian sampai ke telinga H. Muslim Ayub.

Tanpa menunggu lama, politisi senior yang juga putra asli Aceh Tenggara ini langsung mengambil langkah cepat dengan menanggung seluruh biaya pemulangan jenazah, mulai dari proses administrasi hingga transportasi udara dan darat menuju kampung halaman almarhum.

“Orang tua almarhum berasal dari keluarga sederhana. Kami merasa terpanggil untuk membantu agar jenazah almarhum bisa segera dipulangkan dan dimakamkan di tanah kelahirannya,” ujar H. Muslim Ayub saat dikonfirmasi.

Jenazah Muhammad Aldi bin Hadiyan diberangkatkan dari Jakarta menggunakan pesawat menuju Bandara Internasional Kualanamu, Medan, sebelum kemudian dilanjutkan perjalanan darat menuju Kutacane, Aceh Tenggara.

“Alhamdulillah, jenazah almarhum telah diberangkatkan menggunakan pesawat ke Kualanamu. Insyaallah akan tiba dengan selamat di Kutacane melalui jalur darat,” ungkap Muslim Ayub.

Aksi kemanusiaan ini mendapat apresiasi luas dari keluarga, kerabat, serta masyarakat Aceh Tenggara. Pihak keluarga almarhum menyampaikan rasa haru dan terima kasih yang mendalam atas kepedulian yang diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Muslim Ayub. Berkat kepedulian beliau, anak kami dapat dipulangkan ke Kutacane untuk dimakamkan di kampung halaman,” ujar salah seorang anggota keluarga almarhum.

Kepedulian H. Muslim Ayub ini dinilai sebagai contoh nyata kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat, tidak hanya dalam urusan legislasi, tetapi juga dalam memberikan sentuhan kemanusiaan pada saat warganya berada dalam kondisi sulit dan berduka.

Kepergian Muhammad Aldi bin Hadiyan meninggalkan duka mendalam, namun juga menjadi pengingat akan keteladanan seorang penghafal Al-Qur’an muda yang wafat dalam keadaan menuntut ilmu. Semoga almarhum husnul khatimah dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *