Dishub Aceh Turunkan 136 Relawan ke Aceh Tamiang, Fokus Bersihkan Sekolah Terdampak Bencana

Aceh Tamiang – Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu penanganan dampak bencana hidrometeorologi di Aceh. Sebanyak 136 relawan tahap kedua diterjunkan ke Kabupaten Aceh Tamiang untuk melaksanakan aksi kemanusiaan, khususnya membersihkan fasilitas pendidikan yang terdampak banjir.

Para relawan tersebut akan difokuskan untuk membersihkan TK Aksara di Kecamatan Karang Baru, salah satu sekolah yang terdampak cukup parah akibat bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu. Pembersihan ini dinilai sangat mendesak mengingat kegiatan belajar mengajar dijadwalkan kembali dimulai pada 5 Januari 2026.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, menyampaikan bahwa upaya ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memastikan dunia pendidikan dapat segera berjalan normal pascabencana.

“Sekolah ini harus segera kita bersihkan karena proses belajar mengajar akan dimulai pada tanggal 5 Januari 2026,” ujar Teuku Faisal saat memimpin apel pelepasan relawan di halaman Kantor Dishub Aceh, Jumat (2/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Teuku Faisal juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh ASN Dishub Aceh yang secara sukarela mendaftarkan diri sebagai relawan. Menurutnya, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial menjadi kekuatan utama dalam setiap aksi kemanusiaan yang dilakukan Pemerintah Aceh.

Ia turut berpesan kepada para relawan agar menjaga kekompakan, kesehatan, serta saling memperhatikan satu sama lain selama menjalankan tugas di lokasi bencana.

“Kalau ada yang merasa kurang sehat, mohon segera disampaikan kepada koordinator masing-masing tim,” pesannya.

Selain itu, Teuku Faisal juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap dan perilaku selama berada di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Ia menekankan bahwa kehadiran relawan harus mampu memberikan rasa aman, empati, dan dukungan moral bagi warga terdampak.

“Kita akan bertemu dengan masyarakat yang baru saja mengalami musibah. Jadi jaga sikap dan perilaku. Kita memohon kepada Allah SWT agar seluruh relawan selalu berada dalam lindungan-Nya hingga aksi kemanusiaan ini selesai,” tuturnya.

Untuk mendukung kelancaran penugasan, para relawan diberangkatkan menggunakan tiga unit bus, serta satu unit kendaraan Hiace khusus relawan perempuan. Sementara itu, peralatan kerja yang akan digunakan dalam kegiatan pembersihan sekolah diangkut menggunakan empat unit mobil operasional milik Dishub Aceh.

Aksi kemanusiaan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Aceh dalam membantu pemulihan wilayah terdampak bencana, khususnya memastikan fasilitas pendidikan dapat kembali digunakan secara aman dan layak bagi anak-anak Aceh Tamiang.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed