Pemko Sabang Hadirkan Pasar Murah Bersubsidi, Ringankan Beban Warga di Momen Maulid Nabi Muhammad SAW

Sabang85 Dilihat

SABANG – Dalam semangat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Sabang menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan masyarakat dengan menggelar Pasar Murah Bersubsidi selama tiga hari berturut-turut, mulai 8 hingga 10 Oktober 2025. Program ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir bukan hanya sebagai pembuat kebijakan, tetapi juga pelindung dan penggerak ekonomi rakyat, terutama di momen penuh berkah ini.

Sejak pagi hari, suasana di Kota Sabang terasa lebih hidup. Warga tampak antusias memadati area pasar di tiga titik pelaksanaan kegiatan, yakni di Gampong Balohan (Kecamatan Sukajaya), Gampong Cot Damar (Kecamatan Sukamakmue), dan Gampong Kuta Ateuh (Kecamatan Sukakarya). Ribuan warga datang dengan semangat tinggi untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kegiatan ini digelar oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kota Sabang, dan mendapat dukungan penuh dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) sebesar Rp156,5 juta. Dana tersebut digunakan untuk memberikan subsidi terhadap empat bahan pokok utama, yakni beras, gula pasir, minyak goreng, dan telur ayam.

Adapun total bahan pokok yang disubsidi antara lain:

Beras: 22.000 kilogram

Gula pasir: 3.150 kilogram

Minyak goreng: 3.150 liter

Telur ayam: 1.500 lempeng

Dengan adanya subsidi tersebut, warga bisa menikmati harga yang jauh lebih murah dari harga pasar. Paket sembako senilai Rp224.000 kini bisa diperoleh hanya dengan Rp115.000 untuk 10 kg beras, Rp28.000 untuk 2 kg gula pasir, Rp36.000 untuk 2 liter minyak goreng, dan Rp45.000 untuk 1 lempeng telur ayam.

Wakil Wali Kota Sabang, Drs. H. Suradji Junus, yang hadir langsung meninjau pelaksanaan di Halaman Meunasah Jurong Cot Damar, Gampong Paya Seunara pada Kamis (9/10), menegaskan bahwa pasar murah ini bukan kegiatan seremonial semata.

“Pasar murah ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tapi bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk rakyat. Kita ingin masyarakat merasakan manfaatnya langsung, apalagi di momentum Maulid Nabi ini,” ujar Suradji.

Ia juga menambahkan bahwa program ini merupakan langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan hidup dengan tenang dan sejahtera.

“Pemerintah akan terus hadir dan memastikan kebutuhan warga Sabang terpenuhi dengan baik,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Sabang, Ismail, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat luar biasa. Sejak pagi hari, warga sudah ramai memadati lokasi pasar murah di tiga titik tersebut.

“Antusiasme masyarakat luar biasa. Dari pagi lokasi sudah ramai. Ini membuktikan program pasar murah ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” ungkapnya.

Tak berhenti sampai di sini, Pemerintah Kota Sabang berkomitmen untuk terus melanjutkan program serupa menjelang Natal dan Tahun Baru 2026, sebagai langkah menjaga daya beli masyarakat serta stabilitas harga bahan pokok di pasar.

“Kami ingin memastikan masyarakat tidak kesulitan menghadapi momen-momen besar. Pemerintah hadir, bukan hanya memberi bantuan, tapi memastikan keseimbangan ekonomi tetap terjaga,” tutup Ismail.

Melalui program pasar murah bersubsidi ini, Pemerintah Kota Sabang menunjukkan wujud nyata kolaborasi dan kepedulian terhadap rakyat. Di tengah meningkatnya harga bahan pokok, langkah ini menjadi napas baru bagi masyarakat Sabang untuk tetap sejahtera di momen penuh berkah Maulid Nabi Muhammad SAW.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *