Khusyuk dan Penuh Haru, Anggota DPD RI Tgk. Ahmada Hadiri Doa Bersama 40 Hari Alm. H. Sjamsul Kahar di Kantor Serambi Indonesia

Aceh Besar25 Dilihat

ACEH BESAR – Suasana khusyuk dan penuh haru menyelimuti Kantor Harian Serambi Indonesia di Gampong Meunasah Manyang, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar. Pada Senin, 02 November 2026, keluarga besar Serambi Indonesia menggelar Doa Bersama 40 Hari Almarhum Bapak H. Sjamsul Kahar.  sosok pendiri Harian Serambi Indonesia yang sangat berjasa bagi dunia pers dan pembangunan Aceh.

Acara doa bersama tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting Aceh, salah satunya Anggota Dewan Perwakilan Daerah / Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (DPD-RI / MPR-RI) Dapil Aceh periode 2024-2029, Tgk Ahmada, Kehadiran senator ini menunjukkan rasa hormat dan duka cita yang mendalam atas berpulangnya salah satu tokoh pers terbaik yang dimiliki Aceh.

Dalam foto yang diabadikan, terlihat momen Tgk. Ahmada DPD (kedua dari kiri, mengenakan baju putih dengan songket di pundak dan peci hitam) duduk bersama di meja panjang yang telah disiapkan dengan hidangan kenduri doa. Ia tampak tersenyum dan berbincang akrab dengan tokoh di sebelahnya yang mengenakan baju putih, peci hitam, dan kacamata, yang merupakan salah satu pimpinan atau keluarga besar Serambi Indonesia. Di barisan yang sama juga terlihat beberapa tokoh lainnya yang turut hadir dengan wajah khusyuk. Di belakang mereka, seorang fotografer tampak mengabadikan momen tersebut.

Acara Doa Bersama 40 Hari ini diawali dengan pembacaan Surah Yasin, tahlil, dan doa yang dipimpin oleh ulama. Seluruh hadirin mendoakan agar Almarhum H. Sjamsul Kahar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosanya, dan segala amal jariyahnya melalui Harian Serambi Indonesia menjadi penerang di alam kuburnya.

Tgk. Ahmada DPD saat dimintai keterangan menyampaikan belasungkawa yang mendalam. Menurutnya, Almarhum H. Sjamsul Kahar bukan hanya seorang pengusaha media, tetapi adalah seorang pejuang, pendidik, dan tokoh yang telah meletakkan fondasi jurnalistik yang Islami dan berintegritas di Aceh.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Hari ini kita berkumpul untuk mendoakan Almarhum Ayahanda H. Sjamsul Kahar. Beliau adalah sosok yang luar biasa, pendiri Serambi Indonesia, koran kebanggaan rakyat Aceh. Jasa beliau sangat besar dalam mencerdaskan masyarakat Aceh melalui tulisan-tulisan yang mendidik, Islami, dan berani,” ujar Beliau”.

Ia mengenang bahwa Serambi Indonesia di bawah kepemimpinan Almarhum H. Sjamsul Kahar telah menjadi saksi sejarah perjalanan Aceh, dari masa konflik, tsunami, hingga perdamaian. Serambi Indonesia selalu hadir memberikan informasi yang berimbang dan menjadi perekat persatuan.

“Serambi Indonesia ini bukan sekadar koran, tapi sudah menjadi bagian dari nadi kehidupan masyarakat Aceh. Dan itu semua tidak lepas dari visi besar Almarhum H. Sjamsul Kahar. Kita kehilangan sosok tokoh besar, tapi warisan beliau melalui Serambi akan terus hidup,” tegasnya.

Tgk. Ahmada DPD juga mengajak seluruh insan pers di Aceh untuk melanjutkan perjuangan Almarhum dengan menjaga marwah jurnalistik yang jujur, berani, dan berpihak kepada kepentingan rakyat Aceh dan keislaman.

“Kepada keluarga besar Serambi Indonesia, kami menyampaikan bahwa duka ini adalah duka kita bersama. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran. Dan semoga Almarhum H. Sjamsul Kahar husnul khatimah,” tambahnya.

Pihak keluarga dan manajemen Serambi Indonesia menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tgk. Ahmada DPD dan seluruh tamu undangan yang telah hadir dalam acara doa bersama 40 hari tersebut. Kehadiran para tokoh menjadi bukti bahwa Almarhum sangat dicintai dan dihormati oleh masyarakat luas.

Acara doa bersama diakhiri dengan jamuan makan bersama atau kenduri 40 hari sebagai tradisi Aceh untuk mendoakan orang yang telah meninggal, dengan harapan keberkahan dan silaturahmi tetap terjaga.

Kehadiran Beliau di Kantor Serambi Indonesia ini juga mempererat hubungan antara wakil rakyat di DPD RI dengan insan pers, sebagai mitra strategis dalam membangun Aceh yang lebih maju dan bermartabat.(**)