Tgk. Ahmada DPD RI Hadiri Peringatan Maulid Nabi 1448 H di Dayah Istiqamatuddin Beureuleung Pidie, Perkuat Silaturahmi dengan Ulama dan Santri

Breakingnews21 Dilihat

PIDIE – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) / Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) Daerah Pemilihan (Dapil) Aceh periode 2024-2029, Tgk. Ahmada. DPD, menghadiri undangan Peringatan Maulidurrasul 1448 Hijriah di Dayah Istiqamatuddin Miftahul Mu’arrif, Gampong Beureuleung, Kecamatan Grong-grong, Kabupaten Pidie, Kamis, 29 Oktober 2026.

Kehadiran senator asal Aceh ini disambut hangat oleh pimpinan dayah, para teungku, santri dan masyarakat setempat. Dalam suasana penuh kekeluargaan dan nuansa Islami, Beliau tampak berbaur bersama para ulama dan tokoh masyarakat dengan mengenakan peci putih dan sarung, ciri khas santri Aceh.

Pantauan di lokasi, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di dayah tersebut berlangsung khidmat. Ribuan jamaah memadati kompleks dayah untuk mendengarkan tausiyah tentang keteladanan Rasulullah SAW sebagai rahmatan lil alamin. Kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat ukhuwah Islamiyah antara ulama, umara dan umat.

Dalam kesempatan tersebut, Tgk. Ahmada DPD menyampaikan rasa syukur dan bahagianya bisa hadir di tengah-tengah masyarakat Beureuleung. Menurutnya, dayah merupakan benteng utama penjaga moral dan akhlak generasi muda Aceh.

“Dayah adalah jantungnya Aceh. Selama dayah masih hidup dan berkembang, Insya Allah syariat Islam di Aceh akan tetap terjaga. Peringatan Maulid seperti ini bukan hanya seremonial, tapi momentum untuk kita meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Beliau.

Ia juga menegaskan komitmennya sebagai Anggota DPD-RI / MPR-RI Dapil Aceh untuk terus memperjuangkan aspirasi dayah, pendidikan Islam, dan kesejahteraan masyarakat Aceh di tingkat nasional. Ia berharap pemerintah pusat memberikan perhatian lebih terhadap keberadaan dayah-dayah di Aceh sebagai lembaga pendidikan warisan endatu.

“Beureuleung ini punya sejarah panjang dalam pendidikan Islam. Dayah Istiqamatuddin Miftahul Mu’arrif ini harus kita dukung bersama. Saya selaku wakil Aceh di Senayan siap menjadi jembatan aspirasi para abu, teungku, dan pimpinan dayah,” tambahnya.

Pimpinan Dayah Istiqamatuddin Miftahul Mu’arrif menyampaikan terima kasih atas kehadiran Tgk. Ahmada DPD. Menurutnya, kehadiran seorang senator Aceh di acara dayah menjadi penyemangat tersendiri bagi santri dan masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada Ayahanda Tgk. Ahmada DPD yang sudah meluangkan waktu hadir di dayah kami yang sederhana ini. Semoga beliau selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memperjuangkan Aceh di DPD RI,” ujar pimpinan dayah.

Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan umat, kejayaan Islam, dan kemajuan Aceh, serta foto bersama antara Tgk. Ahmada DPD dengan pimpinan dan dewan guru dayah.

Tampak dalam foto, Tgk. Ahmada DPD (tengah memakai peci hitam dan jaket coklat) berdiri bersama tujuh tokoh ulama dan pengurus dayah di teras dayah yang masih dalam tahap pembangunan, menunjukkan kebersamaan dan kekompakan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata kedekatan Tgk. Ahmada DPD dengan kalangan dayah dan masyarakat akar rumput di Pidie, yang selama ini menjadi basis utama dukungannya.(**)