ACEH BESAR – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) / MPR-RI Dapil Aceh 2024-2029, Tgk Ahmada, kembali melanjutkan safari Maulidurrasul 1448 H di Kabupaten Aceh Besar.
Pada Selasa, 27 Oktober 2026, Tgk Ahmada menghadiri undangan Peringatan Maulidurrasul 1448 H dan Haul Ke-6 & Ke-5 Abu dan Ummi di Dayah Istiqamatuddin Darussalam Mata Ie, Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar.
Dalam foto dokumentasi resmi @ahmadamz_official, terlihat suasana akrab dan penuh kekhidmatan di tenda kehormatan dayah. Tgk Ahmada yang mengenakan baju koko krem, sarung Aceh, dan peci hitam, duduk di kursi sofa kayu di tengah-tengah lingkaran para alim ulama, pimpinan dayah, dan tokoh masyarakat.
Belasan ulama sepuh yang mengenakan peci hitam, serban, dan sarung, tampak khusyuk berbincang dan berdiskusi dengan Tgk Ahmada. Di atas meja, terlihat hidangan sederhana berupa air mineral dan tisu, menunjukkan suasana silaturahmi yang santai namun penuh makna. Kipas angin besar di sudut tenda dan tenda putih yang terpasang menandakan acara digelar di halaman terbuka dayah yang dihadiri ratusan jamaah.
Dayah Istiqamatuddin Darussalam Mata Ie merupakan salah satu dayah kharismatik di Montasik, Aceh Besar, yang diasuh oleh keluarga besar Abu dan Ummi. Peringatan Maulid yang dirangkai dengan Haul Abu dan Ummi ini menjadi tradisi tahunan yang selalu dinanti oleh alumni, santri, dan masyarakat luas.
Haul Ke-6 Abu dan Ke-5 Ummi ini diperingati untuk mengenang jasa-jasa dan perjuangan kedua tokoh ulama pendiri dayah yang telah wafat, dalam menyebarkan ilmu agama dan membangun peradaban dayah di Aceh Besar.
Acara diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, shalawat dan zikir maulid, tausiyah tentang keteladanan Rasulullah SAW dan keteladanan Abu & Ummi dalam mendidik santri, serta doa dan tahlil bersama untuk almarhum Abu dan Ummi.
Kehadiran Beliau ini mendapat sambutan hangat dari keluarga besar Dayah Istiqamatuddin Darussalam Mata Ie. Sebagai Anggota DPD-RI yang memiliki latar belakang dayah, Tgk Ahmada dinilai sangat memahami pentingnya menjaga tradisi haul masyaikh.
“Alhamdulillah, hari ini Selasa, 27 Oktober 2026, kita dapat hadir dalam Peringatan Maulidurrasul 1448 H yang dirangkai dengan Haul Ke-6 Abu dan Ke-5 Ummi di Dayah Istiqamatuddin Darussalam Mata Ie, Montasik, Aceh Besar. Ini adalah momen yang sangat mulia, kita memperingati kelahiran Rasulullah sekaligus mengenang jasa-jasa ulama kita,” ujar Beliau.”
Menurutnya, Abu dan Ummi adalah sosok ulama yang telah memberikan kontribusi besar bagi dunia pendidikan dayah di Aceh Besar. Semangat dan keikhlasan mereka dalam mendidik santri harus menjadi teladan bagi generasi penerus.
“Haul ini bukan sekadar seremonial, tetapi sebagai pengingat bagi kita untuk terus melanjutkan perjuangan Abu dan Ummi. Dayah Istiqamatuddin Darussalam Mata Ie harus terus kita jaga dan kita dukung agar tetap menjadi mercusuar ilmu di Montasik,” tegasnya.
Tgk Ahmada juga menyempatkan diri berdiskusi dengan para abu dan pimpinan dayah lainnya yang hadir, menyerap aspirasi terkait kebutuhan dayah, mulai dari infrastruktur, kesejahteraan santri, hingga regulasi tentang dayah di tingkat nasional.
Agenda Tgk Ahmada pada Selasa, 27 Oktober 2026 ini memang sangat padat. Pada hari yang sama, ia juga tercatat menerima kunjungan tamu dari Malaysia di Dayah Istiqamatuddin Darul Mu’arrif Lam Ateuk, menunjukkan produktivitas dan komitmennya yang tinggi sebagai wakil rakyat Aceh di Senayan.
Acara diakhiri dengan makan kenduri bersama dan doa bersama untuk keberkahan dayah dan untuk almarhum Abu dan Ummi.(**)






