ACEH TIMUR – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) / MPR-RI Dapil Aceh 2024-2029, Teungku Ahmada, menghadiri acara Haul Masyaikh Dayah Darul Muta’allimin di Kruet Lintang, Kabupaten Aceh Timur, pada Minggu, 25 Oktober 2026.
Kehadiran Tgk Ahmada dalam acara haul akbar tersebut menjadi bukti kedekatan Senator yang akrab ini dengan kalangan dayah di ujung timur Aceh.
Dalam tangkapan layar video yang beredar, tampak Tgk Ahmada baru saja turun dari mobil dinas DPD-RI berplat mobil khusus 02-1. Ia mengenakan jaket denim, baju batik khas, sarung Aceh, dan peci hitam. Ia disambut langsung oleh panitia dayah yang mengenakan baju putih dan peci putih.
Lokasi acara berada di kompleks Dayah Darul Muta’allimin yang dikelilingi pepohonan kelapa dan suasana pedesaan yang asri. Sejumlah mobil tamu undangan terparkir di halaman dayah, menandakan besarnya animo masyarakat dan alumni dayah untuk menghadiri haul tersebut.
Haul Masyaikh merupakan tradisi tahunan di dayah-dayah Aceh untuk mengenang dan mendoakan para ulama pendiri dan pengasuh dayah yang telah wafat. Dayah Darul Muta’allimin Kruet Lintang adalah salah satu dayah kharismatik di Aceh Timur yang telah melahirkan banyak ulama dan qari.
Acara haul diisi dengan pembacaan tahlil, zikir, doa bersama, dan tausiyah yang disampaikan oleh para ulama kharismatik Aceh. Ratusan santri, alumni, wali santri, dan masyarakat umum memadati lokasi acara.
Kehadiran Beliau mendapat sambutan hangat dari pimpinan dayah. Sebagai anggota DPD-RI, Tgk Ahmada dinilai konsisten memperjuangkan aspirasi dayah, baik terkait bantuan operasional, pembangunan sarana, maupun perlindungan regulasi dayah di tingkat nasional.
“Alhamdulillah, pada Minggu, 25 Oktober 2026, kita dapat bersilaturahmi dan menghadiri Haul Masyaikh Dayah Darul Muta’allimin Kruet Lintang, Aceh Timur. Haul ini adalah momentum untuk kita mengenang jasa-jasa ulama kita yang telah membangun peradaban ilmu di Aceh,” ujar Beliau.”
Menurutnya, Dayah Darul Muta’allimin memiliki peran historis yang sangat penting bagi perkembangan syiar Islam di Aceh Timur.
“Ulama adalah pewaris para nabi. Dengan menghadiri haul masyaikh ini, kita berharap mendapatkan keberkahan ilmu dan melanjutkan perjuangan mereka dalam menjaga syariat Islam di Aceh. Dayah harus terus kita jaga dan kita dukung,” tambahnya.
Setelah dari Aceh Timur, agenda Tgk Ahmada dipastikan masih akan melanjutkan safari silaturahmi ke dayah-dayah lain di wilayah timur Aceh.(**)






