Bupati Aceh Besar Ikuti Pemaparan Rencana Bisnis Perumda Tirta Mountala Thn 2026-2030

Aceh Besar18 Dilihat

KOTA JANTHO – Rencana bisnis (business plan) disusun dengan maksud dan tujuan utama untuk memberikan arah yang jelas bagi operasional perusahaan, mengamankan pendanaan, serta meminimalkan risiko kerugian.

Guna kelancaran manjemen, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Bersih Tirta Mountala Aceh Besar mengelar pemaparan Rencana Bisnis tahun 2026-2030, di Ruang Rapat Utama Perumda Tirta Moutala Aceh Besar, Gampong Siron, kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Selasa, (13/10/2026).

Pemaparan yang disampaikan oleh Enjang Hasanuddin, SE selaku tim penyusun, melalui zoom meeting yang dihadiri langsung oleh Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris selaku KPM Perumda Tirta Mountala yang turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Aceh Besar Badrul Jamil, S. Sos, M. Si., juga selaku Ketua Dewan Pengawas Perumda Tirta Mountala Aceh Besar, Kepala Dinas Sosial Aceh Besar Darwan Asrizal, SE, MT,. Plt. Dirut. Perumda Tirta Mountala Ir. Yusmadi, MM., Plt. Direktur Teknik T. Abulis Samarkhan, ST., Kabid. Cipta Karya dan Perumahan Dinas PUPR Aceh Besar Dedy Gusrian, ST., Fadhil dan Adytia Warman dari Bappeda Aceh Besar dan sejumlah staf Perumda Tirta Mountala Aceh Besar.

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris saat membuka sesi pemaparan menyampaikan, rencana bisnis sangat penting bagi Perumda Tirta Mountala guna memberikan arah dan pedoman atau dapat menjadi peta jalan (roadmap), agar visi, misi, dan target perusahaan dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan.

“Rencana bisnis Perumda Tirta Mountala Aceh Besar bagian yang sangat penting dalam menjalankan manajemen perusahaan. Renbis ini karena ini akan menjadi acuan, pedoman atau dapat menjadi roadmap dalam menentukan arah dan kebijakan, serta target yang ingin dicapai dalam pengambilan keputusan nantinya, baik bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, maupun bagi perusahaan,” ujar Bupati yang akrab disapa Syech Muharram.

Bupati berharap kepada pihak manajmen Perumda Tirta Mountala Aceh Besar khususnya dan instansi terkait lainnya untuk serius mencermati pemaparan konsep rencana bisnis ini, sehingga program kerja dan operasional dalam 5 tahun mendatang akan berhasil guna dan berdaya guna bagi pemenuhan dan pelayanan air bersih bagi masyarakat Aceh Besar.

“Saya berharap semua kita disini, khususnya pihak manajemen Perumda Tirta Mountala untuk lebih serius mempelajari dan mencermati pemaparan konsep Renbis ini, sebelum dilakukan finalisasi. Pada gilirannya nanti perencanaan ini akan berhasil guna dan berdaya guna bagi pemenuhan dan pelayanan air bersih bagi masyarakat Aceh Besar,” tambahnya.

Pada sesi pemaparan, penyusun konsep Bisnis plan Perumda Tirta Mountala Aceh Besar Enjang Hasanuddin SE mengawali dengan penyampaiannya dari sisi legalitas perusahaan, tujuan penyusunan bisnis plan, kemudian visi, misi, serta sasaran atau taget perusahaan.

“Tujuan penyusunan Rencana Bisnis Perumda Tirta Mountala Aceh Besar, antara lain untuk meningkatkan kualitas, kuantitas dan kontinyuitas pelayanan air minum, membuka arah pelaksanaan kegiatan, peningkatan pelayanan air minum, agar sejalan dengan visi dan misi perusahaan. Selanjutnya untuk memudahkan evaluasi kegiatan dan memudahkan penyusunan orogram baru, serta meningkatkan kopetensi karyawan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan unsur legalitas menjadi dasar yang sangat penting dalam mekaksanakan aktifitas perusahaan. Selanjutnya juga memaparkan visi, misi, sasaran dan target perusahaan.

“Setiap aktifitas perusahaan, tentu tidak terlepas dari unsur legalalitas, mulai dari perundang undangan yang berlaku di Republik Indonesia, hingga qanun dan aturan lainnya. Sementara itu untuk mencapai tujuan pemenuhan kebutuhan dan pelayanan air minum bagi masyarakat, tentu perusahaan tidak terlepas dari visi, misi dan target atau sasaran perusahaan. Adapun visi dari Perumda Air Minum Tirta Mountala Aceh Besar, yaitu menjadikan perusahaan yang mandiri dan profesional dengan misi dalam lima tahun kedepan, antra lain meningkatkan kyalitas dan cakupan pelayanan, peningkatan prifesionalusme dan kesahteraan karyawaan, peningkatan efisiensi biaya dan penagihan rekening dan peningkatan optimalisasi dan sistem operasional produksi dan dustribusi, peningkatan kerja yang terpadu dan memverikan konstribusi untuk daerah,” jelasnya.

Enjang Hasanuddin, SE juga menjelaskan berbagai aspek lainnya dalam upaya peningkatan dan pengembangan perusahaan menhadi semakin maju dan berkembang.(**)

News Feed