ACEH BESAR – Keakraban dan kesederhanaan kembali ditunjukkan oleh Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) / MPR-RI Dapil Aceh periode 2024-2029, Teungku Ahmada MZ.
Pada Minggu, 11 Oktober 2026, Senator Aceh yang akrab disapa Tgk Ahmada menghadiri undangan Peringatan Maulidurrasul 1448 H di Menasah Lam Asan, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar.
Dalam foto yang beredar, Tgk Ahmada yang mengenakan baju koko biru kombinasi kotak-kotak dan peci hitam tampak duduk santai di teras meunasah sambil berbincang hangat dengan seorang tokoh masyarakat yang mengenakan kemeja batik biru dan topi. Di belakang mereka terlihat sejumlah kardus bantuan dan tikar yang baru dibongkar, menandakan persiapan acara Maulid yang digelar secara gotong royong oleh warga.
Momen duduk bersama di lantai teras meunasah ini menjadi bukti kedekatan Tgk Ahmada dengan masyarakat akar rumput. Tidak ada sekat antara pejabat dan rakyat, semua berbaur dalam suasana kekeluargaan menyambut hari kelahiran Rasulullah SAW.
Peringatan Maulidurrasul 1448 H di Menasah Lam Asan ini diisi dengan pembacaan shalawat, tausiyah agama, dan doa bersama untuk keberkahan Aceh. Antusiasme warga Lam Asan terlihat sangat tinggi untuk memeriahkan hari besar Islam tersebut.
Tgk Ahmada menyampaikan apresiasinya kepada panitia dan masyarakat Lam Asan yang telah menjaga tradisi Maulid dengan penuh semangat.
“Maulid Nabi adalah tradisi yang harus kita jaga. Dari meunasah-meunasah seperti inilah syiar Islam di Aceh terus hidup. Saya bahagia bisa hadir di Lam Asan dan duduk bersama masyarakat,” ujar Tgk Ahmada.
Ia juga menegaskan bahwa meunasah memiliki peran sentral sebagai pusat ibadah, musyawarah, dan pendidikan di gampong. Oleh karena itu, keberadaan meunasah harus terus diperkuat.
“DPD RI akan terus mendorong agar perhatian terhadap meunasah dan dayah di Aceh semakin besar. Karena dari sinilah karakter generasi Aceh dibentuk,” tambahnya.
Warga Lam Asan menyambut hangat kehadiran Tgk Ahmada dan berharap silaturahmi seperti ini terus berlanjut, tidak hanya saat Maulid tetapi juga dalam kegiatan-kegiatan kemasyarakatan lainnya.
Acara peringatan Maulidurrasul 1448 H di Menasah Lam Asan, Kuta Baro berlangsung khidmat, penuh kekeluargaan dan diakhiri dengan makan kenduri bersama sebagai wujud syukur dan kebersamaan.(**)






