Tgk Ahmada Takziah ke Lamgapang, Doakan Tgk Muhammad Yahya Bin Sulaiman

Aceh Besar15 Dilihat

ACEH BESAR – Kepedulian dan rasa empati terhadap masyarakat yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan oleh Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) / MPR-RI Dapil Aceh periode 2024-2029, Teungku Ahmada.

Pada Minggu, 11 Oktober 2026, Tgk Ahmada melakukan takziah atas meninggalnya Tgk. Muhammad Yahya Bin Sulaiman di Gampong Lamgapang, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar.

Tgk Ahmada yang mengenakan kemeja krem dan peci hitam tampak duduk khidmat di rumah duka, berbincang dengan keluarga almarhum. Raut wajahnya menunjukkan kesedihan dan empati yang mendalam. Di sampingnya duduk keluarga almarhum dengan pakaian putih dan peci hitam, suasana rumah duka terlihat haru.

Takziah merupakan tradisi mulia dalam Islam dan budaya Aceh yang terus dijaga oleh Tgk Ahmada. Baginya, hadir di saat warga berduka adalah bagian dari kewajiban moral seorang pemimpin dan ulama untuk memberikan penguatan dan doa.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Hari ini kita bertakziah di Lamgapang, Krueng Barona Jaya atas berpulangnya ke rahmatullah Tgk. Muhammad Yahya Bin Sulaiman. Beliau adalah orang baik. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosanya dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Tgk Ahmada.

Beliau juga menyampaikan doa agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan oleh Allah SWT dalam menghadapi ujian ini.

“Kepada keluarga yang ditinggalkan, saya menyampaikan duka yang mendalam. Semoga sabar dan tabah. Kematian adalah pengingat bagi kita semua yang masih hidup untuk terus berbuat kebaikan,” tambahnya.

Kehadiran Senator Aceh tersebut di Lamgapang mendapat apresiasi dari keluarga almarhum dan masyarakat sekitar. Mereka menilai sosok Tgk Ahmada selalu hadir dalam suka dan duka masyarakat, tidak hanya saat pesta atau acara seremonial, tetapi juga saat ada warga yang meninggal dunia.

Kegiatan takziah ini menjadi bagian dari rangkaian agenda silaturahmi Tgk Ahmada selama berada di Aceh Besar. Dalam sehari, ia tercatat menghadiri beberapa agenda mulai dari Maulid hingga takziah, sebagai wujud komitmennya untuk tetap dekat dengan rakyat Aceh.

Semoga almarhum Tgk. Muhammad Yahya Bin Sulaiman husnul khatimah dan segala amal ibadahnya diterima Allah SWT.(**)