Wali Kota Sabang Harap Gekrafs Perkuat Ekonomi Kreatif Aceh

Sabang23 Dilihat

Sabang – Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam berharap kehadiran Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ekonomi kreatif dan kemajuan daerah, khususnya melalui penguatan potensi produk lokal dan kolaborasi antardaerah.

Hal tersebut disampaikan Zulkifli saat menghadiri pelantikan pengurus Gekrafs se-Aceh di Sabang, Jumat (9/10) sore. Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gekrafs, Kawendra Lukistian, serta para pengurus dari berbagai kabupaten/kota di Aceh. Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 21 DPC Gekrafs dilantik oleh Ketua Gekrafs Aceh Sunnyl Ikbal.

Wali Kota menyambut baik kehadiran jajaran Gekrafs dan berharap organisasi tersebut mampu menjadi wadah bagi pelaku ekonomi kreatif untuk mengembangkan potensi daerah serta memperluas peluang usaha.

“Kami menyambut baik kehadiran Gekrafs di Sabang. Mudah-mudahan kehadiran Gekrafs, baik di tingkat nasional, provinsi maupun kabupaten/kota, dapat membawa manfaat bagi dan mendorong kemajuan ekonomi kreatif di daerah,” ujarnya.

Zulkifli berharap pelantikan tersebut tidak berhenti pada pembentukan kepengurusan, tetapi diikuti program dan kerja nyata yang mampu membuka peluang bagi masyarakat serta meningkatkan daya saing produk lokal.

“Kita berharap Gekrafs bisa menjadi kekuatan bersama untuk mengembangkan potensi yang kita miliki. Dengan kolaborasi dan dukungan semua pihak, ekonomi kreatif di Aceh, termasuk Sabang, dapat terus tumbuh dan memberikan dampak bagi perekonomian masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gekrafs, Kawendra Lukistian berharap, Aceh dapat menjadi mercusuar ekonomi kreatif nasional yang menginspirasi para penggerak ekonomi kreatif di Indonesia, melalui optimalisasi potensi produk lokal dan memperluas akses pasar hingga ke tingkat internasional.

Menurutnya, Aceh memiliki beragam produk kreatif berkualitas yang bersaing di pasar yang lebih luas. Oleh karena itu, ia mendorong pengurus Gekrafs untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan pelaku usaha, sekaligus memanfaatkan jaringan Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) Gekrafs yang telah terbentuk di 18 negara.

“Kita mempunyai jaringan di luar negeri yang bisa dimanfaatkan untuk membuka peluang pemasaran produk lokal. Saya berharap pengurus Gekrafs di Aceh dapat memaksimalkan peluang ini, sehingga produk-produk kreatif Aceh bisa menjangkau pasar internasional,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Kawendra juga menyoroti potensi Sabang sebagai strategi pelabuhan yang dapat mendukung pengembangan perdagangan dan perluasan pasar. Ia berharap sinergi berbagai pihak dapat memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus mendorong produk lokal menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi nasional.