ACEH SINGKIL – Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Singkil selama tiga hari terakhir menyebabkan sejumlah ruas jalan tergenang banjir. Salah satu lokasi yang terdampak berada di kawasan Pea Bumbung, tepatnya di jalan alternatif yang menghubungkan Singkil dengan Gunung Meriah, Minggu (4/10/2026).
Genangan air terlihat menutupi badan jalan yang selama ini menjadi salah satu jalur alternatif masyarakat untuk beraktivitas dan bepergian dari wilayah Singkil menuju Gunung Meriah maupun sebaliknya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sedikitnya terdapat empat titik genangan pada ruas jalan yang cukup dikenal masyarakat dengan sebutan Jalan Tsunami tersebut.
Air yang menggenangi badan jalan muncul setelah hujan dengan intensitas cukup tinggi mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Singkil dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut menyebabkan air melimpas dan menggenangi sejumlah bagian jalan, terutama pada titik-titik yang memiliki kontur lebih rendah.
Genangan membuat kondisi ruas jalan menjadi kurang nyaman bagi pengguna kendaraan. Pengendara yang melintas harus lebih berhati-hati karena permukaan jalan yang tertutup air dapat menyulitkan pengguna jalan memperkirakan kedalaman genangan maupun kondisi badan jalan di bawahnya.
Selain mengganggu kelancaran arus lalu lintas, genangan yang muncul di beberapa titik juga menjadi perhatian masyarakat yang setiap hari menggunakan jalur tersebut. Mereka diharapkan meningkatkan kewaspadaan, khususnya ketika melintas saat hujan masih berlangsung.
Kondisi banjir di kawasan Pea Bumbung ini juga menunjukkan dampak langsung tingginya curah hujan terhadap sejumlah ruas jalan di Aceh Singkil. Apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi, genangan berpotensi bertambah luas maupun meningkat ketinggiannya.
Masyarakat yang hendak melintasi Jalan Tsunami diimbau tetap berhati-hati dan menyesuaikan kecepatan kendaraan dengan kondisi jalan. Pengguna jalan juga perlu memperhatikan perkembangan cuaca dan kondisi genangan sebelum melakukan perjalanan.
Pemerintah dan instansi terkait diharapkan dapat terus memantau kondisi ruas jalan tersebut, terutama pada titik-titik yang berulang kali mengalami genangan saat hujan deras. Penanganan drainase dan pengelolaan aliran air menjadi salah satu hal penting untuk mengurangi dampak genangan terhadap aktivitas masyarakat.
Hingga Minggu (4/10/2026), genangan masih terlihat di sejumlah titik di kawasan Pea Bumbung. Kondisi jalan tersebut menjadi perhatian pengguna jalan yang melintas di jalur alternatif Singkil-Gunung Meriah.(**)






