Kodim 0108/Agara mulai lakukan pengukuran Lokasi Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Buah Pala Aceh Tenggara

Kodam IM15 Dilihat

Kutacane – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan akses dan konektivitas masyarakat, Babinsa Posramil Lawe Sumur jajaran Kodim 0108/Agara turut mendampingi kegiatan pengukuran lokasi yang akan digunakan untuk pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Buah Pala, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara, Minggu (13/09/2026).

Pengukuran dilakukan secara langsung di lapangan dengan memasang tali sebagai tanda sekaligus acuan untuk menentukan batas dan ukuran lahan yang akan menjadi lokasi pembangunan jembatan. Jembatan gantung tersebut direncanakan memiliki panjang sekitar 120 meter.

Kegiatan pengukuran ini merupakan salah satu tahapan awal sebelum pembangunan dilaksanakan. Penentuan titik dan ukuran lokasi dilakukan secara cermat untuk memastikan rencana pembangunan dapat disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan di lapangan.

Danposramil Lawe Sumur, Pelda Ahmad Saan, mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI AD terhadap program pembangunan pemerintah, khususnya pembangunan infrastruktur yang diharapkan memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat.

“Pengukuran ini merupakan tahap awal yang penting sebelum pembangunan dilaksanakan. Melalui pengukuran bersama di lapangan, diharapkan titik lokasi, ukuran, dan batas lahan dapat diketahui dengan jelas sehingga pelaksanaan pembangunan nantinya dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan,” ujar Pelda Ahmad Saan.

Ia menambahkan, keberadaan Jembatan Gantung Perintis tersebut diharapkan dapat menjadi sarana penghubung yang penting bagi masyarakat Desa Buah Pala dalam menunjang berbagai aktivitas sehari-hari. Selain mempermudah mobilitas warga, jembatan tersebut nantinya diharapkan dapat membantu kelancaran pengangkutan hasil pertanian serta kebutuhan masyarakat lainnya.

Menurut Pelda Ahmad Saan, pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat membutuhkan sinergi dan dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, Babinsa terus mendorong keterlibatan masyarakat, pemerintah desa, serta unsur terkait dalam setiap tahapan kegiatan agar pembangunan yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga.

“Babinsa akan terus mendampingi dan membantu masyarakat sesuai dengan tugas dan kemampuan yang dimiliki. Kami berharap seluruh proses persiapan hingga pelaksanaan pembangunan nantinya dapat berjalan dengan tertib dan lancar serta mendapat dukungan dari seluruh pihak,” tambahnya.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis ini diharapkan mampu meningkatkan keterhubungan antarwilayah dan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan sarana penghubung dalam menjalankan berbagai aktivitas. Akses yang lebih baik diharapkan dapat mendukung kegiatan ekonomi, pendidikan, sosial, serta aktivitas masyarakat lainnya.

Di sektor ekonomi, keberadaan jembatan tersebut juga diharapkan dapat mendukung pengembangan potensi wilayah, khususnya sektor pertanian dan usaha masyarakat. Dengan akses transportasi yang lebih mudah, proses pengangkutan hasil produksi pertanian maupun kebutuhan lainnya diharapkan menjadi lebih lancar sehingga turut membuka peluang bagi peningkatan perekonomian masyarakat desa.

Kegiatan pengukuran lokasi tersebut sekaligus menjadi wujud kepedulian dan kehadiran Babinsa di tengah masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayah binaan. Pendampingan yang dilakukan diharapkan dapat memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam setiap proses pembangunan.

Dengan koordinasi dan kerja sama yang baik dari seluruh pihak, tahapan persiapan pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Buah Pala diharapkan dapat berjalan sesuai rencana hingga jembatan tersebut selesai dibangun dan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung aktivitas serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.