BANDA ACEH – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Teuku Rahmatsyah, S.H., M.H., M.Kn., menerima kunjungan silaturahmi sejumlah pimpinan lembaga dan instansi di Aceh, Rabu (9/9/2026).
Kunjungan yang berlangsung di Kantor Kejaksaan Tinggi Aceh, Banda Aceh, tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus membangun komunikasi yang semakin baik antara Kejati Aceh dengan berbagai pemangku kepentingan di daerah.
Dalam pertemuan itu, Teuku Rahmatsyah didampingi Asisten Intelijen Kejati Aceh. Sementara itu, sejumlah pimpinan yang hadir dalam agenda silaturahmi tersebut yakni Direktur Utama PT Bank Aceh Syariah Fadhil Ilyas, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taufik, S.T., M.Si., serta Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana silaturahmi dan menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara institusi penegak hukum dengan lembaga pemerintahan, sektor perbankan, serta perguruan tinggi di Aceh.
Komunikasi antarlembaga dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya koordinasi yang baik dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing. Terlebih, setiap lembaga memiliki peran strategis dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pelayanan publik, pendidikan, hingga penguatan perekonomian di Aceh.
Kehadiran pimpinan PT Bank Aceh Syariah, Pemerintah Aceh, dan UIN Ar-Raniry dalam agenda tersebut juga menunjukkan pentingnya membangun hubungan yang harmonis antarpemangku kepentingan.
Bagi Kejati Aceh, silaturahmi semacam ini menjadi salah satu sarana untuk menjaga komunikasi sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak. Hubungan kelembagaan yang terjalin dengan baik diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab masing-masing institusi secara optimal.
Di sisi lain, komunikasi yang terbuka antara aparat penegak hukum dan berbagai unsur strategis di Aceh juga menjadi bagian penting dalam menciptakan koordinasi yang konstruktif dalam menghadapi berbagai persoalan dan kebutuhan pembangunan daerah.
Pertemuan antara Kajati Aceh bersama pimpinan Bank Aceh Syariah, Pemerintah Aceh dan UIN Ar-Raniry itu pun diharapkan tidak berhenti sebatas agenda silaturahmi, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dan komunikasi antarlembaga di Aceh.
Dengan sinergi yang semakin kuat, masing-masing institusi dapat menjalankan perannya secara lebih baik sesuai kewenangan dan tanggung jawabnya, sekaligus bersama-sama memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan Aceh.(**)












