Tgk Ahmada Kunjungi Dayah Paska Musibah Kebakaran di Pidie Jaya

Berita100 Dilihat

PIDIE JAYA – Anggota DPR RI asal Aceh, Tgk Ahmada MZ, mengunjungi dayah yang terdampak musibah kebakaran di Gampong Blang Kuta, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Senin (24/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap kondisi lembaga pendidikan keagamaan yang mengalami musibah kebakaran. Tgk Ahmada hadir untuk melihat secara langsung kondisi dayah sekaligus membawa sedikit bantuan alakadarnya untuk para santri dayah dan berdialog dengan pihak pengelola dan masyarakat setempat terkait dampak yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut.

Dalam kunjungan itu, Tgk Ahmada tampak berbincang dengan salah seorang pengurus dayah. Suasana berlangsung penuh keakraban, meski musibah kebakaran telah meninggalkan dampak terhadap aktivitas pendidikan dan kehidupan para santri di lingkungan dayah.

Kebakaran yang terjadi di lingkungan dayah tentu tidak hanya menyebabkan kerugian secara material, tetapi juga berpotensi mengganggu aktivitas belajar mengajar para santri. Sarana dan prasarana yang rusak maupun terbakar membutuhkan penanganan dan perbaikan agar kegiatan pendidikan keagamaan dapat kembali berjalan secara normal.

Karena itu, perhatian dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk membantu proses pemulihan. Selain pemerintah, dukungan masyarakat, lembaga sosial, dunia usaha, serta para dermawan juga diharapkan dapat ikut membantu meringankan beban pengelola dayah dan para santri yang terdampak.

Kehadiran Tgk Ahmada di lokasi menjadi bagian penting dari upaya menyerap langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat pascakebakaran. Dengan melihat kondisi di lapangan, berbagai persoalan yang dihadapi pihak dayah dapat menjadi bahan untuk diperjuangkan melalui jalur kelembagaan maupun koordinasi dengan pihak terkait.

Dayah selama ini memiliki peran strategis dalam pendidikan masyarakat Aceh. Tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, dayah juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter, akhlak dan kehidupan sosial generasi muda. Oleh sebab itu, keberlangsungan aktivitas pendidikan di dayah perlu mendapat perhatian ketika menghadapi musibah.

Masyarakat berharap kunjungan tersebut tidak berhenti pada kepedulian dan melihat kondisi pascakebakaran, tetapi dapat ditindaklanjuti dengan dukungan nyata untuk membantu pemulihan fasilitas dayah. Bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses perbaikan sehingga para santri dapat kembali belajar dan beraktivitas dengan nyaman.

Musibah kebakaran juga menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dan perhatian terhadap aspek keselamatan di lingkungan dayah. Dengan jumlah santri dan aktivitas yang cukup padat, fasilitas pendidikan keagamaan membutuhkan sistem keamanan dan pencegahan kebakaran yang memadai untuk mengantisipasi kejadian serupa di kemudian hari.

Tgk Ahmada juga diharapkan dapat membawa aspirasi dan kebutuhan dayah tersebut ke tingkat yang lebih tinggi sehingga mendapat perhatian dari pihak-pihak yang memiliki kewenangan. Sinergi antara pemerintah, wakil rakyat, pengelola dayah dan masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan pascakebakaran.

Bagi keluarga besar dayah dan masyarakat Gampong Blang Kuta, dukungan moral maupun material tentu menjadi kekuatan tersendiri untuk bangkit dari musibah. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, diharapkan fasilitas dayah yang terdampak dapat segera dipulihkan dan kegiatan pendidikan kembali berlangsung seperti sediakala.

Kunjungan Tgk Ahmada tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa persoalan yang dihadapi masyarakat di tingkat akar rumput membutuhkan perhatian langsung. Musibah yang menimpa lembaga pendidikan keagamaan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut, sebab keberlangsungan pendidikan para santri merupakan bagian dari kepentingan masyarakat secara luas.(**)