Illiza Kick-Off Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih di Banda Aceh

Banda Aceh11 Dilihat

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banda Aceh melakukan kick-off Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 15 Agustus 2026, tersebut dipusatkan di kawasan depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Bendera Merah Putih dibagikan secara langsung kepada masyarakat, terutama para pengendara kendaraan bermotor yang melintas di salah satu kawasan utama dan ikon Kota Banda Aceh tersebut.

Aksi pembagian bendera berlangsung dengan suasana penuh semangat kebangsaan. Wali Kota Illiza bersama jajaran Forkopimda secara persuasif menyerahkan bendera kepada para pengguna jalan sebagai ajakan untuk turut menyemarakkan peringatan kemerdekaan Indonesia.

Bendera yang dibagikan berukuran 40×70 sentimeter. Pemerintah Kota Banda Aceh berharap bendera tersebut tidak hanya menjadi simbol perayaan HUT Kemerdekaan, tetapi juga mampu menumbuhkan kembali semangat nasionalisme dan kecintaan masyarakat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, Illiza didampingi Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah, Dandim 0101/Kota Banda Aceh Kolonel Inf Faurizal, serta sejumlah unsur Forkopimda lainnya. Perwakilan Bank Aceh Syariah Cabang Balai Kota juga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Dari jajaran Pemerintah Kota Banda Aceh, kegiatan turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Jalaluddin, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Faisal, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta seluruh camat se-Kota Banda Aceh.

Keterlibatan berbagai unsur pemerintahan dan Forkopimda menunjukkan bahwa Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Gerakan tersebut diharapkan menjadi momentum bersama untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat mengambil bagian dalam menyemarakkan bulan kemerdekaan.

Pemerintah juga mendorong agar masyarakat mengibarkan bendera Merah Putih selama bulan Agustus. Bendera dapat dipasang di depan rumah, tempat usaha, perkantoran, fasilitas umum, maupun pada kendaraan roda dua dan roda empat sesuai ketentuan yang berlaku.

Gerakan pembagian bendera ini merupakan bagian dari program nasional yang digelorakan menjelang peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Semangatnya adalah membangun rasa cinta Tanah Air, memperkuat persatuan, sekaligus menghidupkan suasana kemerdekaan hingga ke tengah-tengah masyarakat.

Di Banda Aceh, semangat tersebut diwujudkan melalui aksi langsung di ruang publik. Para pengendara yang melintas di kawasan Masjid Raya Baiturrahman menjadi bagian dari gerakan tersebut dengan menerima bendera Merah Putih untuk kemudian dikibarkan di lingkungan masing-masing.

Selain Pemerintah Kota Banda Aceh, berbagai instansi seperti Satpol PP dan jajaran kepolisian juga turut melakukan pembagian bendera secara persuasif di sejumlah wilayah. Kehadiran aparat dan pemerintah di tengah masyarakat diharapkan membuat semangat menyambut kemerdekaan semakin terasa.

Wali Kota Illiza juga mengajak masyarakat menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai kesempatan untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan. Menurutnya, semangat kemerdekaan bukan hanya ditunjukkan melalui upacara dan berbagai perlombaan, tetapi juga melalui kepedulian, gotong royong, serta penghormatan terhadap simbol-simbol negara.

Dengan berkibarnya Merah Putih di berbagai sudut Kota Banda Aceh, pemerintah berharap suasana bulan kemerdekaan semakin semarak. Bendera yang dibagikan kepada masyarakat diharapkan menjadi pengingat bahwa kemerdekaan merupakan hasil perjuangan yang harus terus dihargai dan diisi dengan berbagai hal positif.

Gerakan tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI merupakan milik seluruh masyarakat. Pemerintah, aparat, pelaku usaha, komunitas, hingga warga biasa dapat mengambil bagian dengan cara sederhana, salah satunya mengibarkan Merah Putih di lingkungan masing-masing.

Dari depan Masjid Raya Baiturrahman, semangat Merah Putih pun kembali digaungkan. Pemerintah Kota Banda Aceh ingin memastikan atmosfer kemerdekaan tidak hanya terasa di pusat pemerintahan, tetapi juga hadir di jalan-jalan kota, rumah warga, tempat usaha, hingga kendaraan yang digunakan masyarakat sehari-hari.(**)