Tgk Ahmada Takziah ke Kediaman Ayahanda Tgk Zumadi di Peudada

Berita6 Dilihat

Bireuen – Suasana duka menyelimuti kediaman almarhum Tgk Ismail bin Yakop, ayahanda dari Tgk Zumadi, di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Rabu (5/8/2026). Sejumlah tokoh agama, masyarakat, dan kerabat hadir untuk menyampaikan belasungkawa serta memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan. Di antara para pelayat, tampak Tgk Ahmada yang secara langsung datang untuk bertakziah dan mendoakan almarhum.

Kehadiran Tgk Ahmada di rumah duka menjadi wujud kepedulian sekaligus bentuk penghormatan kepada keluarga almarhum Tgk Ismail bin Yakop. Dalam suasana penuh haru, Tgk Ahmada menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga besar serta mengajak seluruh pelayat untuk menerima musibah ini dengan penuh kesabaran dan keikhlasan.

Menurutnya, setiap insan yang hidup pasti akan kembali kepada Sang Pencipta. Karena itu, momentum takziah tidak hanya menjadi sarana untuk menghibur keluarga yang sedang berduka, tetapi juga sebagai pengingat bagi setiap orang tentang pentingnya memperbanyak amal saleh dan mempererat tali silaturahmi.

“Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Tgk Ahmada dalam doa yang dipanjatkan bersama para pelayat.

Kehadiran tokoh agama dan masyarakat di rumah duka juga mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan yang masih terjaga di tengah masyarakat Aceh. Tradisi takziah bukan sekadar menyampaikan belasungkawa, tetapi menjadi simbol solidaritas sosial, kepedulian, serta penguatan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Selama berada di rumah duka, Tgk Ahmada turut berbincang dengan keluarga almarhum dan sejumlah tokoh masyarakat. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi ketabahan serta terus menjaga hubungan persaudaraan sebagaimana yang telah diwariskan oleh almarhum semasa hidupnya.

Kepergian Tgk Ismail bin Yakop meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, sahabat, dan masyarakat yang mengenalnya. Almarhum dikenal sebagai sosok yang baik, sederhana, serta memiliki hubungan yang erat dengan lingkungan sekitarnya.

Takziah yang dilakukan Tgk Ahmada diharapkan menjadi penguat bagi keluarga besar almarhum sekaligus mengingatkan pentingnya saling menguatkan dalam menghadapi musibah. Doa-doa yang dipanjatkan oleh para pelayat menjadi harapan agar almarhum memperoleh rahmat dan ampunan Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan.(**)