Tgk Ahmada Beri Semangat Anak Yatim Pidie yang Berjuang Melawan Bocor Jantung

News5 Dilihat

JAKARTA – Kepedulian terhadap sesama tidak hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga dengan hadir langsung memberikan dukungan kepada mereka yang sedang menghadapi ujian hidup. Hal inilah yang ditunjukkan Anggota DPD RI asal Aceh, Tgk Ahmada, saat mengunjungi Alisa Riskina (8), seorang anak yatim asal Kabupaten Pidie yang tengah menjalani pengobatan penyakit bocor jantung di Jakarta.

Kunjungan yang berlangsung pada Selasa, 7 Juli 2026, di Rumah Singgah Faith 2 RSFS 2, Jalan Katali I Nomor 25, Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat, menjadi bukti nyata kepedulian terhadap masyarakat Aceh yang sedang berjuang memperoleh layanan kesehatan di luar daerah.

Alisa merupakan warga Gampong Teungoh Blang, Kecamatan Indrajaya, Kabupaten Pidie. Sejak kecil ia harus menghadapi kondisi kesehatan yang cukup berat akibat penyakit bocor jantung yang dideritanya. Kehilangan sosok ayah membuat perjuangan Alisa semakin tidak mudah. Selama menjalani proses pengobatan, ia hanya didampingi oleh sang ibu, Anisah, bersama pamannya, Fauzi.

Sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta, Alisa lebih dahulu menjalani pemeriksaan dan perawatan di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Demi mendapatkan penanganan medis yang lebih optimal, keluarga kemudian membawanya ke Jakarta dengan harapan Alisa dapat segera pulih dan kembali menikmati masa kecilnya seperti anak-anak seusianya.

Dalam suasana penuh kehangatan, Tgk Ahmada menyempatkan diri berbincang dengan Alisa dan keluarganya. Ia memberikan motivasi agar Alisa tetap tegar menjalani setiap tahapan pengobatan. Menurutnya, dukungan moral memiliki peran penting dalam membantu pasien, terutama anak-anak, agar tetap memiliki semangat untuk sembuh.

Ia juga mengajak keluarga untuk terus bersabar dan tidak kehilangan harapan. Setiap ujian, katanya, akan terasa lebih ringan ketika dihadapi dengan keikhlasan, doa, dan saling menguatkan. Kehadiran berbagai pihak yang peduli diharapkan mampu menjadi penyemangat bagi keluarga pasien selama menjalani masa pengobatan yang tidak singkat.

Tidak hanya memberikan doa dan motivasi, Tgk Ahmada turut menyerahkan bantuan pribadi sebagai bentuk kepedulian untuk membantu meringankan kebutuhan keluarga selama berada di Jakarta. Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit mengurangi beban biaya hidup yang harus ditanggung selama proses perawatan berlangsung.

Ibu Alisa mengaku terharu dan bersyukur atas perhatian yang diberikan. Menurutnya, kunjungan tersebut memberikan semangat baru bagi dirinya dan sang putri untuk terus berjuang hingga proses pengobatan selesai. Ia berharap Alisa segera diberikan kesembuhan sehingga dapat kembali bersekolah, bermain, dan menjalani kehidupan normal bersama teman-teman seusianya.

Kunjungan ini sekaligus mencerminkan pentingnya rasa solidaritas terhadap masyarakat Aceh yang sedang menghadapi kesulitan, khususnya mereka yang harus menjalani pengobatan di luar daerah. Kehadiran tokoh masyarakat maupun para pemangku kepentingan dinilai mampu memberikan dukungan psikologis yang sangat berarti bagi pasien dan keluarganya.

Lebih dari sekadar kunjungan silaturahmi, momen tersebut menjadi pengingat bahwa perhatian, empati, dan kepedulian merupakan kekuatan besar yang mampu menumbuhkan harapan bagi mereka yang sedang berjuang melawan penyakit. Semangat kebersamaan inilah yang diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga tidak ada warga yang merasa sendiri ketika menghadapi cobaan hidup.(**)