Babinsa ndrapuri Turun Langsung ke Pasar, Pantau Harga Sembako dan Pastikan Ketersediaan Stok untuk Masyarakat

Kodim 010113 Dilihat

Aceh Besar – Dalam upaya menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di tengah masyarakat, Babinsa Koramil 06/Indrapuri Kodim 0101/Kota Banda Aceh melaksanakan kegiatan monitoring harga sembako secara langsung di Pasar Indrapuri, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan oleh Babinsa Serda Aris S sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat, khususnya terkait fluktuasi harga kebutuhan pokok yang dapat mempengaruhi daya beli warga. Monitoring ini juga bertujuan untuk mengantisipasi kemungkinan kelangkaan bahan pokok di pasaran.

Dalam pelaksanaannya, Babinsa melakukan pengecekan langsung kepada para pedagang serta memantau harga berbagai komoditas penting, mulai dari cabai, bawang, minyak goreng, gula, beras, hingga kebutuhan pokok lainnya. Selain itu, Babinsa juga berinteraksi dengan pedagang dan pembeli untuk memperoleh informasi terkait perkembangan harga serta kondisi distribusi barang.

Hasil monitoring menunjukkan bahwa secara umum stok sembako di Pasar Indrapuri masih tersedia dengan baik, meskipun terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga. Di antaranya cabai merah yang saat ini berada di kisaran Rp40.000 per kilogram dari harga normal Rp35.000, serta bawang merah dan bawang putih yang masing-masing mengalami kenaikan sekitar Rp5.000 per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada minyak goreng curah yang mencapai Rp20.000 per kilogram dari harga normal Rp15.000, serta gula pasir yang naik tipis menjadi Rp19.000 per kilogram. Sementara itu, beberapa komoditas seperti cabai hijau, bawang bombai, dan mentega masih berada pada harga stabil.

Untuk kebutuhan protein, harga ayam potong tercatat Rp58.000 per ekor dan telur ras Rp52.000 per papan, keduanya mengalami kenaikan dibanding harga normal. Demikian pula dengan daging sapi yang kini berada di kisaran Rp140.000 per kilogram.

Di sektor bahan pokok lainnya, seperti tepung terigu, gas elpiji, serta sejumlah sayur-mayur seperti tomat, kentang, dan wortel juga mengalami kenaikan harga dengan variasi yang berbeda-beda. Namun demikian, kondisi ini masih dalam batas wajar dan belum mengganggu ketersediaan barang di pasar.

Babinsa Serda Aris S menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan sembako tetap terjaga. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi permasalahan ekonomi di wilayah binaan.

“Kami akan terus memantau perkembangan harga dan stok bahan pokok di pasar, serta berkoordinasi dengan pihak terkait apabila ditemukan lonjakan harga yang signifikan atau kelangkaan barang,” ujarnya.

Secara keseluruhan, kegiatan monitoring berjalan dengan tertib dan lancar. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pasar diharapkan dapat memberikan rasa aman serta menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan aparat kewilayahan.