BANDA ACEH – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh generasi muda Aceh. Dua siswi SMAS Inshafuddin Banda Aceh, Muzayyanah Arrasyid dan Urlia Rahmi, berhasil lulus seleksi calon mahasiswa baru Universitas Al-Azhar Mesir Tahun 2026. Keberhasilan keduanya menembus salah satu perguruan tinggi Islam tertua dan paling bergengsi di dunia tersebut mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Dr. Musriadi Aswad, S.Pd., M.Pd.
Musriadi menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangganya atas pencapaian yang diraih kedua siswi kelas XII IPA-1 tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga dan sekolah, tetapi juga menjadi kebanggaan masyarakat Aceh serta bangsa Indonesia secara keseluruhan.
“Keberhasilan ananda Muzayyanah Arrasyid dan Urlia Rahmi diterima di Universitas Al-Azhar Mesir merupakan prestasi yang sangat membanggakan. Ini menunjukkan bahwa generasi muda Aceh memiliki kualitas dan daya saing yang mampu bersaing di tingkat internasional,” ujar Musriadi Aswad.
Ia menilai capaian tersebut merupakan buah dari kerja keras yang dilakukan para siswa selama menempuh pendidikan. Selain itu, keberhasilan tersebut juga tidak terlepas dari peran orang tua yang senantiasa memberikan dukungan dan doa, serta dedikasi para guru yang membimbing dan mendidik dengan penuh kesungguhan.
Menurut Musriadi, keberhasilan siswa Aceh menembus perguruan tinggi luar negeri, khususnya Universitas Al-Azhar Mesir, merupakan bukti bahwa kualitas pendidikan di Aceh terus berkembang dan mampu menghasilkan lulusan yang kompetitif. Ia berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi para pelajar lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan akademik maupun non-akademik.
Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir, selama berabad-abad dikenal sebagai pusat keilmuan Islam dunia. Kampus tersebut telah melahirkan banyak ulama, cendekiawan, pemikir, dan tokoh-tokoh penting yang berkontribusi dalam perkembangan ilmu pengetahuan serta peradaban Islam di berbagai negara.
Bagi masyarakat Aceh, Al-Azhar memiliki kedekatan historis yang kuat. Sejak lama, banyak putra-putri Aceh yang melanjutkan pendidikan ke kampus tersebut dan kemudian kembali ke tanah air untuk mengabdi sebagai ulama, akademisi, birokrat, maupun pemimpin masyarakat. Karena itu, keberhasilan Muzayyanah Arrasyid dan Urlia Rahmi melanjutkan tradisi intelektual tersebut menjadi kabar yang menggembirakan.
Musriadi berharap kedua siswi tersebut dapat memanfaatkan kesempatan belajar di Mesir dengan sebaik-baiknya. Selain memperdalam ilmu agama dan pengetahuan umum, mereka juga diharapkan mampu memperluas wawasan internasional, membangun jaringan akademik yang luas, serta memperkenalkan budaya dan nilai-nilai positif masyarakat Aceh kepada dunia.
“Teruslah berprestasi dan menjadi kebanggaan keluarga, sekolah, dan daerah. Semoga sukses dalam menuntut ilmu, menjadi generasi yang berakhlak mulia, serta kelak kembali mengabdi untuk kemajuan Aceh dan Indonesia,” katanya.
Politisi PAN itu juga memberikan penghargaan kepada SMAS Inshafuddin Banda Aceh yang dinilainya terus menunjukkan komitmen dalam mencetak generasi unggul. Berbagai prestasi yang diraih para siswa sekolah tersebut, baik di tingkat nasional maupun internasional, menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan yang diterapkan mampu menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan para pelajar Aceh menembus perguruan tinggi ternama dunia harus mendapat dukungan dari seluruh pihak. Pemerintah, lembaga pendidikan, orang tua, dan masyarakat perlu terus bersinergi dalam menciptakan lingkungan yang mendorong lahirnya generasi berprestasi.
Musriadi berharap kisah sukses Muzayyanah Arrasyid dan Urlia Rahmi dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk berani bermimpi besar dan berusaha mewujudkannya melalui kerja keras, disiplin, serta ketekunan dalam belajar.
“Selamat dan sukses kepada Muzayyanah Arrasyid dan Urlia Rahmi. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan, keberkahan ilmu, kesehatan, dan kesuksesan dalam setiap langkah perjalanan akademik di Universitas Al-Azhar Mesir. Semoga kelak menjadi generasi penerus yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat, bangsa, dan daerah,” pungkasnya.(**)






