Musim Hujan Tiba, Jalan Kabupaten di Tiyuh Karta Tanjung Selamat Tubaba Berubah Jadi Kubangan Lumpur

Berita12 Dilihat

DAILY MAIL INDONESIAN.COM—TUBABA, Kondisi infrastruktur jalan kabupaten di Tiyuh (Desa) Karta Tanjung Selamat (KTS), Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) saat ini sangat memprihatinkan dan membahayakan keselamatan warga. Memasuki musim hujan, akses jalan utama sepanjang kurang lebih 2 kilometer tersebut dipenuhi genangan air keruh dan lubang berlumpur yang dalam.

Berdasarkan pantauan di lokasi, jalan batu yang telah berubah jalan tanah tersebut tampak hancur membentuk kubangan-kubangan besar yang menyerupai kolam di tengah jalan. Kondisi ini menyulitkan para pengguna jalan, termasuk anak-anak sekolah yang terpaksa harus melintasi genangan air keruh menggunakan sepeda dengan ekstra hati-hati agar tidak terjatuh.

Oktavianus Ahmad, salah seorang warga masyarakat Karta Tanjung Selamat (KTS), menegaskan bahwa jalan ini merupakan urat nadi utama bagi mobilitas ekonomi dan aktivitas sosial masyarakat setempat setiap harinya.

“Kami selaku warga Karta Tanjung Selamat sangat mengeluhkan kondisi jalan ini. Ketika hujan turun, jalan utama kami sepanjang 2 kilometer ini langsung berubah menjadi kubangan lumpur yang sangat mengkhawatirkan dan berbahaya bagi keselamatan pengguna jalan, terutama anak-anak yang pergi sekolah,” ujar Oktavianus Ahmad saat memberikan keterangan.

Ia menambahkan bahwa jalan tersebut merupakan jalur vital bagi perputaran ekonomi warga. “Jalan ini adalah urat nadi masyarakat di sini untuk beraktivitas dan menjalankan usaha setiap hari. Kalau kondisinya dibiarkan rusak parah seperti ini, otomatis perekonomian warga jadi terhambat karena akses transportasi logistik terganggu,” imbuhnya.

Mewakili suara masyarakat KTS, Oktavianus Ahmad yang juga bakal calon Kepalo Tiyuh Yang akan maju di pilkati Tiyuh Karta Tanjung Selamat tahun 2026 , berharap penuh agar Pemerintah Kabupaten Tubaba tidak menutup mata melihat kondisi di lapangan. Warga sangat mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tubaba untuk segera turun tangan melakukan perbaikan permanen.

“Mengingat ini adalah jalan status kabupaten, kami sangat berharap kepada Dinas PUPR Tubaba agar segera mengambil tindakan dan memperbaiki jalan kami. Jangan sampai menunggu ada korban jiwa atau aktivitas ekonomi warga lumpuh total baru ada perbaikan,” tegas Oktavianus menutup pernyataannya.

( Red )