Ternate – 03 Juni 2026, Semangat pembinaan tak berhenti di balik jeruji besi. Itu yang terlihat jelas saat jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku Utara turun langsung meninjau pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis untuk anak binaan LPKA Kelas II Ternate, Rabu 10.00 WIT.
Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Malut, Yunus Maraden, bersama Kepala LPKA Kelas II Ternate Nona Ahmad memantau setiap tahap pemeriksaan di auditorium terbuka LPKA. Kegiatan ini digelar bersama Unit Puskesmas Kota Ternate sebagai bentuk sinergi lintas sektor.
Anak binaan bukan hanya menjalani masa pembinaan, tapi juga berhak dapat layanan kesehatan yang layak. Yunus Maraden menegaskan, CGK jadi instrumen nyata memastikan hak dasar anak tetap terpenuhi secara manusiawi.
“Meski berada di dalam jeruji, kesehatan fisik dan moral mereka tetap jadi prioritas. Ini investasi kita untuk mencetak generasi muda Maluku Utara yang siap kembali ke masyarakat dengan kondisi sehat,” ujar Yunus di sela pemeriksaan.
Seluruh anak binaan LPKA Ternate ikut serta. Tim medis Puskesmas Kota Ternate melakukan rangkaian cek lengkap:
Tinggi & berat badan untuk pantau tumbuh kembang.Tekanan darah deteksi dini risiko kesehatan penting untuk arah pembinaan keterampilan, jaga kesehatan dasar sehari-hari.
Skrining penyakit menular dan kondisi darah, Hasilnya melegakan. Berdasarkan laporan petugas, kondisi kesehatan anak binaan dinyatakan baik dan normal. Tidak ditemukan keluhan berat yang mengganggu program pembinaan.
Data hasil CGK ini akan dikirim ke Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Ditjenpas sebagai data dukung nasional. Tujuannya satu: memastikan program kesehatan gratis berjalan merata di semua UPT Pemasyarakatan.
Kehadiran langsung pimpinan Kanwil jadi bukti komitmen Ditjenpas Malut. Pembinaan tak hanya soal aturan, tapi juga soal kepedulian. Dari balik jeruji, anak-anak ini tetap disiapkan jadi bagian sehat dari masa depan bangsa, tutup Plh. Kepala Kanwil Ditjenpas Malut, Efendi Johan.(**)






