Tgk Ahmada Takziah ke Dayah Darul Mujahidin Aceh Utara

Artikel63 Dilihat

Aceh Utara – Anggota DPD RI/MPR RI Dapil Aceh periode 2024–2029, Tgk Ahmada MZ, melaksanakan silaturahmi dan takziah ke kediaman keluarga almarhum ayahanda dari Abi Muslim At-Thahiri, Imam Front Persaudaraan Islam (FPI) Aceh sekaligus pimpinan Dayah Darul Mujahidin, di Matang Panyang, Paya Bakong, Aceh Utara, Sabtu (9/5/2026).

Kehadiran Tgk. Ahmada disambut hangat oleh Abi Muslim At-Thahiri beserta keluarga besar dayah dan masyarakat sekitar yang turut hadir dalam suasana penuh haru dan kekeluargaan. Momen tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus kepedulian terhadap keluarga ulama Aceh yang sedang berduka.

Dalam kunjungannya, Tgk. Ahmada menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas wafatnya ayahanda Abi Muslim At-Thahiri. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi musibah tersebut.

“Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosa-dosanya, dilapangkan kuburnya dan ditempatkan di sisi Allah SWT bersama orang-orang saleh. Kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberi kekuatan dan kesabaran,” ujar Tgk Ahmada dalam suasana penuh kekhidmatan.

Silaturahmi tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan antara tokoh masyarakat, ulama, dan para pemangku kepentingan di Aceh. Sebagai daerah yang dikenal kuat dengan nilai-nilai keislaman dan adat istiadat, budaya takziah dan saling menguatkan saat musibah merupakan tradisi yang terus dijaga oleh masyarakat Aceh.

Abi Muslim At-Thahiri menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tgk. Ahmada yang telah meluangkan waktu untuk datang langsung memberikan doa dan dukungan moril kepada keluarga besar Dayah Darul Mujahidin.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kedatangan Tgk. Ahmada. Ini menjadi penguat bagi keluarga kami dan masyarakat dayah yang sedang berduka,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung sederhana namun penuh makna. Selain doa bersama, pertemuan tersebut juga diisi dengan perbincangan hangat terkait pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah dan persatuan umat di Aceh.

Sebagai tokoh yang dikenal dekat dengan kalangan ulama dan dayah, Tgk Ahmada selama ini aktif menjalin komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat di Aceh. Kehadirannya dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan dinilai menjadi bagian dari komitmennya untuk terus menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat akar rumput.

Takziah yang dilakukan tersebut mendapat apresiasi dari warga sekitar yang menilai perhatian dan kepedulian terhadap ulama serta keluarga dayah merupakan bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai religius yang telah lama tumbuh di tengah masyarakat Aceh.(**)