Pangdam Iskandar Muda Lantik 101 Bintara Baru di Rindam IM

Kodam IM158 Dilihat

Banda Aceh – Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., memimpin langsung Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Infanteri TNI Angkatan Darat Gelombang I Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung khidmat di Lapangan Rindam Iskandar Muda, Jumat (24/4/2026).

Upacara penutupan tersebut menjadi momentum penting yang menandai berakhirnya rangkaian pendidikan bagi para prajurit siswa, sekaligus awal pengabdian mereka sebagai Bintara TNI AD dengan pangkat Sersan Dua (Serda). Sebanyak 101 prajurit resmi dilantik dalam kesempatan tersebut, termasuk 25 prajurit putra daerah Aceh yang turut mengharumkan nama daerahnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kasdam Iskandar Muda, Irdam Iskandar Muda, Kapoksahli Pangdam IM, Danrindam Iskandar Muda, para Asisten Kasdam, para Dan/Kabalakdam, pejabat jajaran Rindam Iskandar Muda, Bupati Aceh Besar, Kepala SPN Polda Aceh, Kapolres Aceh Besar, Kapolsek Darul Imarah, unsur Forkopimcam, para keuchik, serta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah Iskandar Muda beserta pengurus. Kehadiran para undangan mencerminkan sinergi dan dukungan berbagai elemen terhadap proses pembinaan generasi prajurit TNI AD.

Dalam amanatnya, Pangdam IM mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga seluruh rangkaian pendidikan hingga upacara penutupan dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan lancar.

Pangdam IM juga menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada para prajurit siswa yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan dengan baik. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, serta ketekunan yang telah ditempa selama masa pendidikan yang penuh tantangan.

“Pendidikan yang telah kalian lalui bertujuan untuk membentuk sikap dan perilaku dari masyarakat sipil menjadi prajurit TNI Angkatan Darat yang memiliki mental tangguh, dilandasi keimanan dan ketakwaan, serta memiliki jiwa nasionalisme dan militansi yang tinggi sebagai seorang Bintara,” tegas Pangdam IM.

Lebih lanjut, Pangdam menekankan bahwa keberhasilan menyelesaikan pendidikan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya sebagai prajurit TNI AD. Oleh karena itu, para Bintara remaja diharapkan terus meningkatkan kemampuan diri, baik aspek fisik, mental, maupun intelektual, guna menjawab tuntutan tugas yang semakin kompleks di masa mendatang.

Sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas ke depan, Pangdam IM memberikan sejumlah penekanan kepada para prajurit yang baru dilantik, di antaranya agar senantiasa memelihara disiplin, tidak cepat berpuas diri, serta terus mengembangkan diri melalui pendidikan lanjutan dan penugasan. Selain itu, para prajurit diingatkan untuk selalu berpegang teguh pada nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI, menjunjung tinggi hukum dan etika, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi.

Pangdam juga menekankan pentingnya faktor keamanan dalam setiap pelaksanaan tugas, baik terhadap personel maupun materiil, serta mengingatkan agar setiap kegiatan senantiasa diawali dan diakhiri dengan doa sebagai wujud keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Pada kesempatan tersebut, penghargaan diberikan kepada prajurit terbaik atas prestasi yang diraih selama pendidikan. Predikat lulusan terbaik diraih oleh Serda Agustiman Zega, putra daerah asal Desa Ujung Sialit, Kecamatan Pulau Banyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil. Ia merupakan anak kedua dari empat bersaudara, putra dari pasangan Meniaro Zega yang berprofesi sebagai nelayan dan Meriba Gulo sebagai ibu rumah tangga. Dengan latar belakang sederhana, keberhasilan Serda Agustiman menjadi lulusan terbaik menjadi bukti bahwa kerja keras, semangat, dan tekad yang kuat mampu mengantarkan seseorang meraih prestasi gemilang.

Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh prajurit lainnya untuk terus berprestasi dan memberikan yang terbaik dalam setiap penugasan.

Di akhir amanatnya, Pangdam IM berharap seluruh prajurit yang baru dilantik dapat menjadi sosok prajurit yang profesional, tangguh, berintegritas, serta dicintai rakyat. Ia juga menegaskan bahwa TNI AD akan terus berkomitmen mencetak prajurit-prajurit berkualitas yang siap menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Upacara penutupan Dikmaba Infanteri TNI AD Gelombang I TA 2026 ini tidak hanya menjadi penanda keberhasilan proses pendidikan, tetapi juga menjadi tonggak awal perjalanan panjang pengabdian para Bintara remaja dalam mengemban amanah bangsa dan negara dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan tanggung jawab.