Sinergi Disdik Aceh dan Balai Bahasa Perkuat Literasi dan Mutu Pendidikan

Pendidikan29 Dilihat

Banda Aceh – Upaya memperkuat kualitas pendidikan dan budaya literasi di Aceh terus digencarkan melalui kolaborasi lintas sektor. Hal ini terlihat dalam kegiatan koordinasi program yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, bersama para pemangku kepentingan, yang berlangsung pada Senin, 20 April 2026.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga terkait, khususnya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di Aceh. Dalam agenda tersebut, turut dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjalankan berbagai program strategis di bidang pendidikan dan literasi.

Selain itu, acara juga dirangkai dengan serah terima jabatan Kepala Balai Bahasa Provinsi Aceh. Momentum ini tidak hanya menjadi simbol pergantian kepemimpinan, tetapi juga diharapkan mampu menghadirkan semangat baru dalam mengembangkan program kebahasaan dan literasi di daerah.

Dalam sambutannya, Murthalamuddin menekankan bahwa kolaborasi merupakan kunci utama dalam mendorong kemajuan pendidikan. Menurutnya, tantangan dunia pendidikan saat ini membutuhkan kerja sama yang solid, inovatif, dan berkelanjutan dari seluruh pihak.

“Pendidikan tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem yang mendukung lahirnya generasi yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya penguatan literasi sebagai fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Dengan literasi yang baik, generasi muda Aceh diharapkan mampu berpikir kritis, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan literasi, dalam kegiatan tersebut turut dilakukan penyerahan sumbangan buku bacaan bermutu kepada pihak terkait. Bantuan ini diharapkan dapat memperkaya referensi pembelajaran serta meningkatkan minat baca di kalangan pelajar.

Tak hanya itu, pemberian cenderamata juga dilakukan sebagai bentuk apresiasi atas terjalinnya kerja sama yang harmonis antar lembaga. Hal ini mencerminkan komitmen bersama untuk terus menjaga hubungan baik demi keberhasilan program-program pendidikan di Aceh.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun langkah bersama yang lebih terarah dan berkelanjutan dalam memajukan pendidikan di Aceh. Sinergi yang kuat diyakini akan mampu melahirkan generasi Aceh yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.(**)