Kapolda Aceh Peragakan Bela Diri, Tekankan Profesionalisme Personel Ditsamapta

Polda Aceh11 Dilihat

Banda Aceh – Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah menunjukkan langsung kemampuan bela diri di hadapan ratusan personel Ditsamapta Polda Aceh dalam kegiatan pengarahan yang berlangsung di Meuligoe Polda Aceh, Kamis (26/2/2026). Aksi tersebut menjadi motivasi sekaligus contoh nyata pentingnya kesiapan fisik dan keterampilan teknis bagi personel kepolisian dalam menjalankan tugas di lapangan.

Kegiatan pengarahan ini berlangsung penuh semangat dan diikuti antusias oleh seluruh personel Ditsamapta yang hadir. Kapolda Aceh hadir didampingi Wakapolda Aceh Ari Wahyu Widodo serta Dirsamapta Polda Aceh Ery Apriyono, bersama para Kasubdit di lingkungan Satker Ditsamapta.

Dalam arahannya, Kapolda menekankan bahwa kemampuan bela diri merupakan salah satu keterampilan dasar yang wajib dikuasai setiap anggota Polri, khususnya personel Ditsamapta yang kerap berada di garis depan dalam pengamanan dan penanganan situasi lapangan. Menurutnya, latihan yang konsisten akan meningkatkan kepercayaan diri, ketangkasan, serta kemampuan mengendalikan situasi secara profesional.

Untuk memperkuat pesan tersebut, Kapolda Aceh turut memperagakan beberapa teknik dasar bela diri Polri. Demonstrasi ini disambut tepuk tangan meriah dari para personel, yang terlihat semakin termotivasi untuk meningkatkan kemampuan fisik dan keterampilan teknis mereka.

“Saya sangat senang jika kalian rajin berlatih dalam rangka meningkatkan kemampuan bela diri maupun latihan-latihan lainnya yang dapat mendukung pelaksanaan tugas kepolisian,” ujar Kapolda.

Selain menyoroti kesiapan fisik, Kapolda Aceh juga memberikan arahan strategis terkait peningkatan kualitas sumber daya manusia di tubuh Polri. Ia menegaskan pentingnya pendidikan formal bagi anggota, terutama minimal Strata Satu (S-1), sebagai bagian dari tuntutan organisasi yang semakin kompleks.

Menurutnya, perkembangan tugas kepolisian saat ini menuntut personel tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki kemampuan analisis, komunikasi, serta pemahaman hukum yang baik. Oleh karena itu, peningkatan jenjang pendidikan menjadi langkah penting dalam mendukung profesionalisme serta membuka peluang karier yang lebih luas.

Kapolda juga mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjaga marwah institusi Polri dengan menunjukkan sikap disiplin, etika yang baik, serta pelayanan yang humanis kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa citra kepolisian sangat bergantung pada perilaku setiap anggota di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda turut mengajak seluruh personel Ditsamapta untuk mendukung berbagai program pemerintah, termasuk program Asta Cita serta program internal Polri yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Kegiatan pengarahan berlangsung hangat dan interaktif. Para personel tampak serius mengikuti arahan sekaligus bersemangat menyaksikan demonstrasi bela diri yang diperagakan langsung oleh Kapolda. Momentum ini diharapkan dapat semakin memperkuat semangat latihan, disiplin, serta profesionalisme personel Ditsamapta dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *