Banda Aceh – Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Kahlilullah, memimpin langsung kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah perdana yang digelar Pemerintah Kota Banda Aceh di Masjid Oman Al-Makmur, Gampong Bandar Baru (Lampriet), Kota Banda Aceh, Senin (23/2/2026).
Kegiatan Safari Ramadhan merupakan agenda rutin tahunan Pemko Banda Aceh yang bertujuan mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memperkuat syiar Islam selama bulan suci. Pada kegiatan perdana tersebut, Afdhal hadir bersama Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh, Jalaluddin, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Suasana kebersamaan terlihat sejak awal kegiatan. Masyarakat Gampong Bandar Baru menyambut rombongan safari dengan penuh antusias. Sebelum pelaksanaan Salat Tarawih, wakil wali kota menyerahkan bantuan kesejahteraan masjid sebesar Rp15 juta yang diterima langsung oleh pengurus Masjid Oman Al-Makmur.
Selain bantuan dana, Pemko Banda Aceh juga menyalurkan bantuan operasional berupa 20 kilogram kurma, air mineral, serta bantuan ambal masjid yang berasal dari dukungan Bank Aceh Syariah sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan syariah dalam mendukung kegiatan keagamaan.
Dalam sambutannya, Afdhal menegaskan bahwa kepemimpinan bukanlah soal dilayani, melainkan tentang melayani masyarakat dengan penuh tanggung jawab. Ia menekankan pentingnya kemampuan seorang pemimpin untuk memotivasi serta menggerakkan masyarakat dalam mencapai tujuan pembangunan bersama.
“Pemimpin sejati bukan untuk dilayani, tetapi melayani. Dibutuhkan kemampuan mempengaruhi dan mengajak masyarakat agar bersama-sama membangun daerah,” ujar Afdhal di hadapan jamaah.
Ia juga menyampaikan komitmennya bersama Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal, untuk membangun Banda Aceh tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga pembangunan karakter islami generasi muda.
Menurutnya, pembangunan karakter menjadi bagian penting dalam menciptakan masyarakat yang berakhlak serta berdaya saing. Pemerintah kota ingin memastikan bahwa pembangunan berjalan seimbang antara fisik dan mental spiritual masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Afdhal turut menyoroti persoalan kemiskinan ekstrem yang masih menjadi tantangan di Banda Aceh. Ia menyebutkan saat ini terdapat sekitar 4.000 warga yang masih masuk kategori tersebut.
Untuk mengatasi hal itu, Pemko Banda Aceh akan memperkuat pendataan serta memperluas kolaborasi lintas sektor guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya sektor usaha mikro.
“Salah satu langkah yang sedang kami siapkan adalah peluncuran aplikasi ‘Usahateman’ yang akan membantu pelaku UMKM mikro agar lebih mudah berkembang,” jelasnya.
Afdhal juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam pembangunan kota. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat dan berbagai pihak.
“Banda Aceh adalah rumah kita bersama. Karena itu, pembangunan harus dilakukan secara gotong royong,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan Safari Ramadhan kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Fauzi Saleh yang juga menjabat sebagai Keuchik Gampong Bandar Baru yang baru dilantik. Ceramah tersebut menekankan pentingnya memperkuat iman, mempererat ukhuwah, serta meningkatkan kepedulian sosial selama bulan Ramadhan.
Acara ditutup dengan pelaksanaan Salat Tarawih dan Witir berjamaah bersama masyarakat setempat, yang semakin mempererat hubungan antara pemerintah dan warga dalam suasana religius penuh kebersamaan.(**)












