Plt Kadisdik Aceh Tinjau SMAN 6 Banda Aceh, Tekankan Disiplin Digital dan Pendidikan Karakter

Pendidikan18 Dilihat

Banda Aceh – Komitmen memperkuat kualitas pendidikan terus ditunjukkan oleh Murthala Murthalamuddin selaku Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Aceh melalui kunjungan langsung ke SMAN 6 Banda Aceh, Senin (23 Februari 2026).

Kunjungan yang berlangsung di Banda Aceh, Aceh ini menjadi bagian dari upaya monitoring sekaligus pembinaan terhadap lingkungan sekolah agar semakin adaptif terhadap tantangan pendidikan modern, khususnya dalam menjaga fokus belajar siswa di era digital.

Dalam suasana penuh keakraban, Murthala Murthalamuddin menyapa para siswa secara langsung dan berdialog ringan mengenai aktivitas belajar mereka di sekolah. Ia juga menanyakan penerapan kebijakan pembatasan penggunaan handphone di lingkungan sekolah sebagai langkah menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif dan minim distraksi.

Menurutnya, penggunaan teknologi harus tetap diarahkan pada hal-hal positif dan produktif. Pembatasan penggunaan gawai di sekolah bukan untuk melarang kemajuan teknologi, melainkan untuk memastikan siswa dapat berkonsentrasi penuh pada proses pembelajaran.

“Sekolah harus menjadi ruang tumbuh yang sehat bagi perkembangan akademik dan karakter siswa. Teknologi boleh berkembang, tetapi disiplin belajar tetap menjadi prioritas,” ujarnya.

Tekankan Peran Guru sebagai Pendidik Karakter

Selain berinteraksi dengan siswa, Murthala juga memberikan arahan langsung kepada para guru. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa peran guru tidak hanya sebagai pengajar yang menyampaikan materi pelajaran, tetapi sebagai pendidik yang membentuk karakter generasi muda.

Ia menekankan bahwa guru memiliki tanggung jawab besar dalam menanamkan nilai moral, etika, dan kedisiplinan kepada siswa, seiring dengan peningkatan kompetensi akademik.

“Guru bukan sekadar transfer ilmu, tetapi juga pembentuk karakter. Pendidikan yang berhasil adalah pendidikan yang mampu melahirkan generasi berintegritas, berakhlak, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Arahan tersebut mendapat sambutan positif dari para tenaga pendidik yang berkomitmen terus meningkatkan kualitas pembelajaran serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan inspiratif.

Dorong Sekolah Berkarakter dan Berintegritas

Kunjungan ini sekaligus menjadi bagian dari langkah nyata pemerintah daerah dalam memperkuat pendidikan karakter di sekolah. Dinas Pendidikan Aceh terus mendorong agar sekolah tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan kepribadian siswa yang beretika dan berintegritas.

Dengan adanya interaksi langsung antara pimpinan dinas, guru, dan siswa, diharapkan tercipta sinergi yang semakin kuat dalam membangun kualitas pendidikan yang lebih baik di Aceh.

Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa perhatian terhadap dunia pendidikan tidak hanya dilakukan melalui kebijakan administratif, tetapi juga melalui pendekatan langsung ke sekolah-sekolah guna memastikan program berjalan efektif.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *