LPKA Kelas II Ternate Bekali Anak Binaan Keterampilan Souvenir untuk Masa Depan Lebih Baik

Nasional12 Dilihat

Ternate – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ternate terus berupaya meningkatkan kualitas pembinaan terhadap anak binaan melalui program pelatihan keterampilan yang produktif dan edukatif. Pada Sabtu, 21 Februari 2026, LPKA Kelas II Ternate melaksanakan kegiatan bimbingan pelatihan pembuatan souvenir yang berlangsung di ruang kelas pembinaan.

Kegiatan yang digelar di Ternate ini diikuti oleh 32 anak binaan dan melibatkan dua instruktur profesional. Program tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Parada Collection sebagai mitra pelatihan yang memberikan materi sekaligus praktik langsung pembuatan produk kerajinan.

Kepala LPKA Kelas II Ternate, Nona Ahmad, menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan keterampilan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang bertujuan membekali anak binaan dengan kemampuan praktis yang dapat dimanfaatkan setelah mereka kembali ke masyarakat.

“Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis membuat souvenir, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, serta meningkatkan rasa percaya diri anak binaan,” ujarnya.

Pembinaan Berbasis Keterampilan Produktif

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pengenalan alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan souvenir. Para instruktur kemudian memberikan demonstrasi teknik dasar hingga proses finishing produk. Anak binaan tampak antusias mengikuti setiap tahapan praktik, didampingi oleh petugas pembinaan dan petugas pengawasan untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan aman.

Program pembinaan keterampilan seperti ini menjadi salah satu strategi LPKA dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang positif dan produktif. Selain mengurangi kejenuhan selama masa pembinaan, kegiatan tersebut juga membuka peluang bagi anak binaan untuk memiliki keterampilan kerja.

LPKA Kelas II Ternate berada di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang terus mendorong program pembinaan berbasis kemandirian di seluruh lembaga pemasyarakatan anak, termasuk di wilayah Maluku Utara.

Harapan Setelah Masa Pembinaan

Melalui kegiatan pelatihan ini, diharapkan anak binaan tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga memiliki motivasi untuk memperbaiki masa depan. Keterampilan kerajinan souvenir dinilai memiliki peluang usaha yang cukup besar karena dapat dikembangkan menjadi usaha mandiri skala kecil.

Kegiatan berlangsung aman dan lancar hingga selesai. Laporan pelaksanaan kegiatan selanjutnya disampaikan kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku Utara sebagai bentuk pertanggungjawaban program pembinaan.

LPKA Kelas II Ternate berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan inovatif yang berorientasi pada pembentukan karakter serta peningkatan kemampuan anak binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *