Siswa SMAN 1 Lhoknga Dapat Apresiasi Kadisdik Aceh atas Aksi Konservasi Penyu

Pendidikan45 Dilihat

Aceh Besar – Aksi kepedulian lingkungan yang dilakukan siswa dan siswi SMAN 1 Lhoknga mendapat apresiasi langsung dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., MSP. Langkah kecil para pelajar ini dinilai membawa dampak besar bagi upaya pelestarian laut Aceh, khususnya dalam menjaga keberlangsungan populasi penyu yang kian terancam, Kamis, 15 Januari 2026.

Apresiasi tersebut disampaikan Murthalamuddin menyusul keterlibatan aktif para siswa dalam kegiatan konservasi penyu di perairan laut Aceh. Menurutnya, partisipasi generasi muda dalam aksi nyata pelestarian lingkungan merupakan cerminan pendidikan karakter yang berjalan dengan baik di sekolah.

“Ini adalah contoh nyata bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui aksi langsung di lapangan. Kepedulian siswa SMAN 1 Lhoknga terhadap konservasi penyu menunjukkan bahwa nilai-nilai cinta lingkungan dan tanggung jawab sosial telah tumbuh dengan baik,” ujar Murthalamuddin.

Ia menegaskan, penyu merupakan salah satu biota laut yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut. Namun, keberadaannya kini semakin terancam akibat perburuan, pencemaran laut, serta kerusakan habitat. Karena itu, keterlibatan pelajar dalam menjaga dan melindungi penyu menjadi langkah strategis dalam menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini.

Murthalamuddin juga berharap aksi yang dilakukan siswa SMAN 1 Lhoknga dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Aceh. Ia mengajak seluruh satuan pendidikan untuk mendorong peserta didik terlibat dalam kegiatan positif yang berdampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Kita ingin melahirkan generasi Aceh yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kepedulian terhadap alam. Apa yang dilakukan anak-anak kita ini patut didoakan dan didukung bersama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dinas Pendidikan Aceh berkomitmen untuk terus mendukung program-program pendidikan yang berbasis lingkungan dan keberlanjutan. Menurut Murthalamuddin, pendidikan lingkungan hidup menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan Aceh yang maju, bermartabat, dan berkelanjutan.

Aksi konservasi penyu yang dilakukan para siswa tersebut sekaligus menjadi pesan kuat bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil. Dengan semangat gotong royong, kepedulian, dan dukungan bersama, keberlanjutan laut Aceh diharapkan dapat terus terjaga untuk generasi mendatang.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *