Sambut 2026, Bank Aceh Perkuat Komitmen Tata Kelola dan Dukung Ekonomi Daerah

Ekonomi, Perbankan40 Dilihat

Banda Aceh – Memasuki tahun 2026, Bank Aceh menegaskan komitmennya untuk terus melangkah maju sebagai lembaga keuangan daerah yang sehat, profesional, dan berkelanjutan. Momentum pergantian tahun ini dimaknai sebagai titik refleksi sekaligus penguatan tekad dalam meningkatkan kinerja, tata kelola, serta kontribusi nyata bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Aceh.

Melalui pesan resmi menyambut Tahun Baru 2026, jajaran direksi Bank Aceh menyampaikan optimisme dan keyakinan untuk terus tumbuh bersama masyarakat. Kepercayaan publik yang selama ini terbangun dinilai menjadi fondasi utama Bank Aceh dalam menjalankan peran strategisnya sebagai bank kebanggaan masyarakat Aceh.

Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, bersama jajaran direksi lainnya—Numairi selaku Direktur Kepatuhan, Syahrul sebagai Direktur Operasional, serta Muhammad Hendra Supardi selaku Direktur Dana dan Jasa—menegaskan bahwa penguatan tata kelola perusahaan (good corporate governance) akan tetap menjadi prioritas utama di tahun 2026. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh layanan perbankan berjalan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip kehati-hatian.

“Memasuki tahun baru, Bank Aceh berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja secara berkelanjutan. Kami melangkah dengan optimisme, berlandaskan kepercayaan masyarakat, untuk mendukung pembangunan dan penguatan ekonomi Aceh,” demikian pesan yang disampaikan manajemen Bank Aceh.

Sebagai bank syariah yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Bank Indonesia, Bank Aceh juga memastikan seluruh operasionalnya tetap patuh terhadap regulasi yang berlaku. Selain itu, Bank Aceh merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi nasabah dalam menyimpan dan mengelola dananya.

Sepanjang tahun-tahun sebelumnya, Bank Aceh aktif berperan dalam mendukung sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pembiayaan pembangunan daerah, serta peningkatan inklusi keuangan masyarakat. Di tahun 2026, peran tersebut akan terus diperkuat melalui inovasi layanan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi perbankan yang semakin adaptif terhadap kebutuhan nasabah.

Dengan semangat Tahun Baru 2026, Bank Aceh optimistis dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Harapannya, Bank Aceh tidak hanya tumbuh sebagai institusi keuangan, tetapi juga sebagai motor penggerak kesejahteraan masyarakat Aceh secara luas.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *