Gubernur Kaltim Kunjungi Banda Aceh, Perkuat Kerja Sama Kota Parfum

BANDA ACEH – Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas’ud, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kota Banda Aceh, Senin (5 Januari 2026), dalam rangka menindaklanjuti kerja sama strategis antara Pemerintah Kota Banda Aceh dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, khususnya terkait pengembangan program Banda Aceh sebagai Kota Parfum.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, bersama jajaran Pemerintah Kota Banda Aceh. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi, menandai komitmen kedua daerah untuk memperkuat sinergi lintas provinsi dalam pengembangan ekonomi kreatif dan potensi lokal.

Kerja sama Kota Parfum ini dinilai sebagai langkah inovatif yang membuka peluang besar bagi Banda Aceh untuk mengembangkan sektor industri kreatif berbasis kearifan lokal, sekaligus memperluas jaringan pemasaran dan investasi dengan daerah lain di Indonesia.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kunjungan Gubernur Kalimantan Timur beserta rombongan. Ia menegaskan bahwa kerja sama tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk nyata kolaborasi antardaerah yang saling menguatkan.

“Alhamdulillah, hari ini kita menerima kunjungan Bapak Gubernur Kalimantan Timur, Bapak Rudy Mas’ud, dalam rangka bersilaturahmi sekaligus menindaklanjuti kerja sama antara Kota Banda Aceh dan Provinsi Kalimantan Timur terkait pengembangan Banda Aceh sebagai Kota Parfum,” ujar Illiza.

Menurut Illiza, dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sangat berarti bagi Banda Aceh, khususnya dalam mempercepat realisasi program-program unggulan yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Rudy atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan. Semoga kerja sama ini dapat memberikan kontribusi positif, tidak hanya bagi Kota Banda Aceh, tetapi juga bagi Provinsi Kalimantan Timur,” tambahnya.

Illiza juga berharap kolaborasi ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun sinergi lintas wilayah, terutama dalam mengembangkan potensi ekonomi kreatif yang berkelanjutan dan berdaya saing nasional maupun internasional.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur H. Rudy Mas’ud menyambut baik kerja sama tersebut dan menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program-program kolaboratif yang mampu memberikan manfaat nyata bagi kedua daerah. Ia menilai Banda Aceh memiliki potensi besar dalam pengembangan industri parfum yang berbasis budaya, sejarah, dan nilai-nilai lokal.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal yang semakin mempererat hubungan antara Banda Aceh dan Kalimantan Timur, sekaligus membuka peluang kerja sama di sektor-sektor lain ke depan.

Dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan, Banda Aceh terus memantapkan diri sebagai Kota Parfum dan Kota Kolaborasi, sejalan dengan visi pembangunan yang inklusif, kreatif, dan berkelanjutan.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *